Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan dan Pelatihan Keselamatan Kerja untuk Produktivitas pada Masyarakat Kutaliman Damairia Hayu Parmasari; Suryanto Suryanto; Dian Anandari
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 2 SEPTEMBER 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.21 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v6i2.8657

Abstract

Desa Kutaliman, Kabupaten Banyumas merupakan salah satu wilayah yang sudah memiliki Forum Kesehatan Desa (FKD). Akan tetapi FKD yang ada di Desa Kutaliman hanya memiliki program dalam bidang pengendalian kependudukan, Keluarga Berencana (KB), dan Keluarga Sejahtera (KS) serta pembinaan Posyandu balita. Sumber Daya Manusia (SDM) yang membantu melaksanakan program FKD adalah koordinator FKD. Program yang dilaksanakan oleh FKD belum menyangkut keselamatan kerja. Selain itu, masyarakat Desa Kutaliman belum paham tentang keselamatan kerja, Oleh sebab itu, perlu dilakukan pendidikan dan pelatihan agar masyarakat dapat meningkatkan produktivitas kerja demi kesehatan dan kesejahteraan lebih baik. Metode yang digunakan dalam pendidikan dan pelatihan adalah presentasi dari narasumber dan Focus Group Discussion (FGD). Sebelum dilakukan presentasi materi oleh narasumber, diadakan pre test melalui beberapa pertanyaan dan post test setelah pendidikan dan pelatihan. Hasil kegiatan adalah peningkatan rata-rata dari skor pre test ke post test pada pengetahuan dan sikap tentang keselamatan kerja serta produktivitas kerja. Nilai pre test adalah 46,79 untuk sikap keselamatan kerja, 4,52 untuk pengetahuan keselamatan kerja, dan 31,21 untuk produktivitas kerja. Nilai post test adalah 51,64 untuk sikap keselamatan kerja, 4,55 untuk pengetahuan keselamatan kerja, dan 34,57 untuk produktivitas kerja. Hasil pengabdian ini penting untuk mengukur sejauh mana perubahan sikap dan pengetahuan masyarakat tentang keselamatan kerja demi meningkatknya produktivitas kerja.
Pencegahan Kelelahan Kerja Pada Sektor Informal Pekerja Penggilingan Padi: Literature Review Damairia Hayu Parmasari
Indonesian Journal of Health Community Vol 5 No 2 (2024): Volume 5 No 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/ijheco.v5i2.3230

Abstract

The informal sector is one of the sectors that has not yet implemented many aspects of Occupational Safety and Health (K3). This is due to the lack of awareness of workers and supervision from various parties for the implementation of K3. K3 needs to be implemented in the informal sector including rice mills because this environment has the potential for danger and risk that can cause accidents and work fatigue. Work fatigue needs to be prevented to prevent work accidents. The purpose of the study was to determine the prevention of work fatigue in the informal rice milling sector. The research method was a literature review. Literature review was carried out using the Google Scholar search engine. The results of the literature search obtained 7 articles related to work fatigue factors and prevention of work fatigue. The article recommends that work fatigue needs to be prevented to increase work productivity in rice mill workers. The conclusion of the study is that rice mill workers need to prevent work fatigue by stretching their muscles while working, consuming enough water to prevent dehydration, and improving work postures to be more ergonomic to prevent work fatigue.