Muhammad Mahmud
STIS Al-Hilal Sigli, Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Masa Covid-19 Tinjauan Maqasid Syari’ah Muhammad Mahmud
Jurnal Tahqiqa : Jurnal Ilmiah Pemikiran Hukum Islam Vol. 15 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.716 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang penggunaan APD pada masa pandemi Covid 19 untuk melindungi diri dari terpapar virus yang mematikan tersebut, penyebaran virus Covid-19 sangat berpotensi menyebabkan tetrtular dari virus ini, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, dengan cara menelaah kitab-kitab klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, virus Covid- 19 dapat ditularkan melalui kontak langsung, dan penularan melalui udara juga mungkin terjadi pada orang yang terlalu lama berinteraksi dengan pasien dan orang-orang yang sudah terkena virus tersebut. Virus ini tidak mengenal usia dalam penyebarannya yang artinya semua orang rentan terkena virus, maka tujuan utama penggunaan APD adalah untuk mencegah dan melindungi diri terinfeksi Covid-19. Tinjauan maqasid syar'iyah dalam penggunaan APD pada masa Covid 19, alat pelindung diri merupakan sebuah sarana untuk menghindari dari virus yang sedang melanda dunia ini. Menjaga jiwa dari terpapar virus Covid-19 merupakan salah satu dari lima tujuan dari maqasid syariah, yaitu: hifzl nafs, muslim yang taat dan patuh terhadap syari'at tentunya mengikuti ajaran yang telah ditetapkan Allah SWT dalam A-Qur'an dan hadits Rasulullah SAW, Maqashid al-syariah prinsipnya adalah hukum syariat dibuat dengan tujuan untuk mencapai kebahagiaan hidup, baik dunia maupun akhirat. Maqaṣid al-syariah, meruapakan maslahat dalam rangka mencapai tujuan utama Allah SWT dalam membuat syariat-Nya yang diwujudkan demi kemaslahatan dan kesejahteraan manusia baik ukhrawi dan duniawi.
Analisis Hukum Terhadap Perlindungan Tenaga Kerja Muhammad Mahmud; Rahmad
Jurnal Tahqiqa : Jurnal Ilmiah Pemikiran Hukum Islam Vol. 15 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.176 KB)

Abstract

This study aims to determine labor protection according to Islamic law and positive legal labor protection and the comparison of labor protection according to Islamic law and positive law. This research uses the library research method (library research), meaning that the collection of data or materials needed in writing this thesis comes from books, and review the documentation. Analysis of data using descriptive analysis, namely interpreting data that has been verified and declared in accordance with the research. The results showed that, Islam acknowledges the fact that property is jointly produced by labor and capital. Islam has established several rules to protect their rights. Comparison of labor protection according to Islamic law and positive law. Islam recognizes the fact that property is jointly produced by labor and capital. Therefore, the labor force has a position that is comparatively weaker than the employer, Islam has stipulated several rules to protect their rights whereas in positive law, protection of workers is intended to guarantee workers' rights and guarantee equal opportunity and treatment in the absence of any. discrimination against anything to realize the welfare of workers and their families while still paying attention to developments in the progress of the business world and the interests of entrepreneurs.