This Author published in this journals
All Journal Stilistika
Gede Sidi Artajaya
Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP PGRI Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMPLEKSITAS NILAI TRADISIONAL DENGAN MODERN DI BALI DALAM ANTOLOGI CERPEN “MANDI API” KARYA GDE ARYANTHA SOETHAMA Gede Sidi Artajaya
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 7 No. 2 (2019): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.034 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif terhadap cerpen Mandi Api. Sumber data primer berasal dari cerpen berlatar etnik Bali. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi/studi kepustakaan. Langkah analisis data ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini dilakukan dengan menggunakan beberapa langkah operasional, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat konflik dalam hal tradisi, adat, budaya, bahasa, sosial yang masih kental nilai tradisionalnya, namun mendapat pergolakan sangat tajam. Judul-judul cerpen yang menggambarkan kompleksitas konflik tradisi dan modern, seperti Tembok Puri, Ibu Guru Anakku, Sekarang Dia Bangsawan, Terompong Beruk, Mandi Api, Gerakan, Kulkul, Sawah yang Indah dan Subur, dan Mati Salah Pati. Terdapat beragam persoalan dan realitas kehidupan masyarakat Bali di dalam judul-judul cerpen tersebut. This research uses a qualitative descriptive study design for the Mandi Api short story. The primary data source comes from Balinese ethnic short stories. The data collection method used is library documentation/study. This step of data analysis is carried out using qualitative descriptive methods. This method is done by using several operational steps, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that there were conflicts in terms of tradition, customs, culture, language, social, which were still thick with traditional values, but got very sharp upheaval. The short stories that describe the complexities of traditional and modern conflicts, such as Tembok Puri, Ibu Guru Anak Anak, Now He is Noble, Terompong Beruk, Mandi Api, Gerakan, Kulkul, Beautiful and Fertile Rice Fields, and False Die Pati There are various problems and realities of Balinese life in the titles of the short stories.
EKSISTENSI NILAI-NILAI TRADISIONAL DI BALI DALAM ANTOLOGI CERPEN “MANDI API” KARYA GDE ARYANTHA SOETHAMA Gede Sidi Artajaya
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 8 No. 2 (2020): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.227 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap dan mengetahui keberadaan nilai-nilai tradisional di Bali pada antologi cerpen yang berjudul Mandi Api karya Gde Aryantha Soethama. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan dokumentasi/studi kepustakaan sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan eksistensi nilai-nilai tradisi di Bali mulai mengalami pendangkalan akibat perubahan pandangan masyarakat Bali. Terdapat konflik dalam hal tradisi, agama, adat, budaya, bahasa, dan sosial. Judul-judul cerpen yang menggambarkan eksistensi nilai tradisi yang mulai mengalami degradasi, seperti Tembok Puri, Ibu Guru Anakku, Sekarang Dia Bangsawan, Terompong Beruk, Mandi Api, Gerakan, Kulkul, Sawah yang Indah dan Subur, Hari Baik dan Gumatat-Gumitit. Bali sangat kaya akan paradoks yang rumit, kacau, kusut, namun terlihat dari luar tampak halus, terbuka, dan longgar yang membuat kita semua terlena akan nama besar Bali. The purpose of this study is to uncover and know the existence of traditional values ​​in Bali in the anthology of the short story entitled Mandi Api by Gde Aryantha Soethama. This research uses descriptive research design with documentation / literature study as a method of collecting data. The results showed the existence of traditional values ​​in Bali began to experience siltation due to changes in the views of Balinese people. There are conflicts in terms of tradition, religion, customs, culture, language, and social. The titles of short stories that describe the existence of the values ​​of traditions that are beginning to experience degradation, Tembok Puri, Ibu Guru Anakku, Sekarang Dia Bangsawan, Terompong Beruk, Mandi Api, Gerakan, Kulkul, Sawah yang Indah dan Subur, Hari Baik dan Gumatat-Gumitit. Bali is very rich in complicated, chaotic, disheveled paradoxes, but visible from the outside it looks smooth, open, and loose which makes us all complacent about Bali's big name.