This Author published in this journals
All Journal Stilistika
Nyoman Astawan
Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah IKIP PGRI Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN ASPEK NARATIF DAN RELIGIUSITAS GAGURITAN ARJUNA WIWAHA Nyoman Astawan; I Ketut Muada
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 8 No. 1 (2019): Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.93 KB)

Abstract

Geguritan Arjunawiwaha berkembang dan mendapat pengaruh yang besar dari kesusastraan Jawa kuno, juga akhirnya memberikan pangaruh yang sangat dalam pada beberapa aspek kehidupan masyarakat Bali. Gaguritan Arjunawiwaha yang berbahasa Jawa kuna, dan sudah banyak para sarjana mengadakan penelitian. Penelitian terhadap aspek struktur naratif dan religiusitas gaguritan Arjunawiwaha ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan filologi, struktural, dan hermeneutik serta didukung teknik pengumpulan data, analisis data serta studi pustaka. Dengan perpaduan teori ini, aspek struktur naratif gaguritan Arjunawiwaha ditemukan yaitu: sinopsis, insiden, latar, alur, tema, serta gaya bahasa, sedangkan dalam aspek religiusitas terungkap tentang: keteguhan hati Arjuna, ajaran-jaran kependetaan, rasa tanggungjawab, swadarma sebagai kesatrya, kemenangan dharma melawan adharma, karmaphala, simbol agama, dan cerminan cinta bangsa dan negara. Geguritan Arjunawiwaha developed and got a big influence from ancient Javanese literature, also finally giving a very deep influence on several aspects of Balinese life. Gaguritan Arjunawiwaha who spoke old Javanese, and many scholars have conducted research. Research on the aspects of narrative structure and arjunawiwaha gaguritan religiosity was carried out using qualitative methods through philological, structural, and hermeneutic approaches and supported by data collection techniques, data analysis and literature study. With this theory integrated, the narrative structure aspects of Arjunawiwaha's narrative are found: synopsis, incident, setting, plot, theme, and language style, while in the aspect of religiosity revealed about: Arjuna's determination, teachings of the clergy, sense of responsibility, swadarma as reality, dharma victory against adharma, karmaphala, religious symbols, and a reflection of the love of the nation and state.
AFIKS DERIVASIONAL VERBA BAHASA LAMPUNG : SEBUAH KAJIAN MORFOLOGI GENERATIF Nyoman Astawan; I Nyoman Sadwika
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 8 No. 2 (2020): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.406 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Afiks derivasional verba bahasa Lampung. Penelitian terhadap aspek-aspek bahasa Lampung sudah cukup banyak dilakukan. Namun, dari data dan informasi tentang bahasa Lampung yang dijumpai dalam berbagai pustaka selama ini tidak terdapat gambaran yang lengkap. Di samping itu, teori yang diterapkan pada penelitian - penelitian terdahulu masih menggunakan teori struktural. Oleh karena itu, Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya tampak belum tuntas. Berkenaan dengan itu, penelitian bahasa lampung perlu dilakukan. Adapun penelitian yang penulis lakukan berjudul Afiks Derivasional Verba Bahasa Lampung: Sebuah Kajian Morfologi Generatif. The purpose of this study is to describe derivational affixes of Lampung language verbs. Research on aspects of the language of Lampung has been done quite a lot. However, from the data and information about the Lampung language found in various literature so far there is no complete picture. In addition, the theories applied to previous studies still use structural theory. Therefore, the results of the research conducted by previous researchers seemed to be incomplete. In this regard, Lampung language research needs to be done. The research that I did was entitled Derivational Affix of Lampung Language Verb: A Study of Generative Morphology.