This Author published in this journals
All Journal Stilistika
I Gede Gusman Adi Gunawan
Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, FPBS, IKIP PGRI Bali

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TARIAN LEGONG BUWUK: SEBUAH KARYA UNIK YANG LAHIR BERDASARKAN KISAH NYATA I Gede Gusman Adi Gunawan
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 8 No. 1 (2019): Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.371 KB)

Abstract

Karya Legong Buwuk ini mengajarkan kita akan kekuatan dan ketegaran yang ditunjukkan oleh seorang ibu dan sekaligus seniman tari dalam menyikapi kehidupan. Walaupun kehidupan yang dialaminya tidak seindah yang dibayangkan, namun tidak menjadikannya sebagai sebuah alasan untuk menyalahkan keadaan. Harapan masih ada, asalkan tetap berjuang dan berbuat. Sebuah karya yang diangkat berdasarkan kisah nyata, sungguh memberi inspirasi mendalam dengan tetap mengindahkan local genius dalam bentuk gerak-gerak tradisi yang menghiasi gerak tarinya. Karya tari ini masih tetap pada bingkai tradisi yang diberi sentuhan kekinian oleh si pengkarya. Bentuk Koreografinya sangat dipengaruhi secara batin dan kronologi kisah menjadi objek garap. This Legong Buwuk work teaches us about the strength and rigidity shown by a mother and dance artist in addressing life. Although the life he experienced was not as beautiful as imagined, but it did not make it an excuse to blame the situation. Hope is still there, as long as they keep fighting and doing. A work that is lifted based on a true story, really provides deep inspiration while still heeding the local genius in the form of traditional movements that adorn the dance moves. This dance work still stays in the frame of tradition which is given a contemporary touch by the masterpiece. The form of the choreography is strongly influenced by the mind and the chronology of the story becomes the object of cultivation.