p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Stilistika
Ni Wayan Sudarti
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EDITORIAL PADA KELAS XII SMA BUDI LUHUR Karaeng Palulun; Ni Wayan Sudarti
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 11 No. 1 (2022): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.4 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7417017

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks editorial melalui penerapan model pembelajaran discovery learning. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA BUDI LUHUR semester ganjil tahun pembelajaran 2022/2023 yang berjumlah 18 orang. Data penelitian ini terbagi menjadi tiga, yakni hasil menulis teks editorial, langkah-langkah penerapan model pembelajaran discovery learning, dan respon siswa terhadap pembelajaran. Data hasil menulis teks editorial oleh siswa dikumpulkan dengan teknik tes, data langkah-langkah penerapan model pembelajaran discovery learning dikumpulkan dengan observasi, dan data respons siswa terhadap pembelajaran dikumpulkan dengan angket. Data hasil menulis teks editorial oleh siswa dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Data langkah-langkah penerapan model pembelajaran discovery learning dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Data respons siswa terhadap pembelajaran dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil ini menunjukkan bahwa keterampilan menulis teks editorial siswa mengalami peningkatan. Respons siswa terhadap pembelajaran berada pada kategori sangat baik, yakni 89% siswa mengganggap positif pada siklus I dan 85% siswa mengganggap positif pada siklus II.