This Author published in this journals
All Journal Stilistika
Luh Putu Swandewi Antari
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEMAMPUAN MERESENSI CERPEN SEPOTONG CINTA DALAM DIAM KARYA ASMA NADIA OLEH SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 MENGWI TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Komang Yuni Triani; I Nyoman Suarsa; Luh Putu Swandewi Antari
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 11 No. 1 (2022): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.349 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7426003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan meresensi cerpen “Sepotong Cinta dalam diam” Karya Asma Nadia siswa kelas XI SMA Negeri 2 Mengwi tahun pelajaran 2021/2022,untuk mengetahui kesulitan yang dialami dalam meresensi cerpen “Sepotong Cinta dalam diam” Karya Asma Nadia siswa kelas XI SMA Negeri 2 Mengwi tahun pelajaran 2021/2022 dan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kesulitan dalam meresensi cerpen “Sepotong Cinta dalam diam” Karya Asma Nadia siswa kelas XI SMA Negeri 2 Mengwi tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) kemampuan meresensi cerpen “Sepotong Cinta dalam diam” Karya Asma Nadia siswa kelas XI SMA Negeri 2 Mengwi tahun pelajaran 2021/2022 adalah baik, 2) kesulitan tertinggi yang dihadapi siswa dalam meresensi cerpen teridentifikasi pada semua aspek yaitu pada tingkat kesulitan menuliskan pendahuluan pada cerpen atau buku, 3) faktor penyebab utama yang menyebabkan siswa kelas XI dalam meresensi cerpen teridentifikasi pada faktor kurangnya minat siswa membaca dikarenakan menurut partisipan membaca sangatlah membosankan dikarenakan teks yang panjang dan adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih yang membuat siswa makin malas untuk membaca.