Hilda Karli, Hilda
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembelajaran Tematik Untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Siswa Kelas 1-3 SD Karli, Hilda
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 3, No 2: Juli 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v3i2.2804

Abstract

ABSTRAKPembelajaran tematik adalah suatu pembelajaran yang melibatkan beberapa bidang studi untuk memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa dengan mengaitkan dengan sebuah tema. Oleh karena itu siswa akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari itu melalui pengalaman langsung serta menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah mereka pahami. Jika dibandingkan dengan pendekatan konvensional, pembelajaran tematik lebih melibatkan siswa aktif secara mental dan fisik di dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Pembelajaran tematik dapat meningkatkan jiwa wirausaha melalui pengintegrasian proses pembelajaran di kelas. Adapun tahap-tahap mengembangkan pembelajaran tematik tersebut dimulai dari penentuan tema yang sesuai dengan jiwa anak selanjutnya menganalisis tema menjadi sub tema dan sub-sub tema dari sub tema sebagai acuan untuk menentukan SK sebuah tema. Kegiatan berikutnya menyusun jaring laba-laba untuk setiap mata pelajaran yang ingin dikaitkan dalam tema tersebut. Kemudian mengembangkan SK menjadi KD dan menentukan indikator pencapaian KD yang memasukan jiwa kewirausahaan untuk setiap indikator, seperti biasa selanjutnya mengembangkan silabus dan RPP pembelajaran tematik. Langkah terakhir adalah menentukan penilaian dan menyusun instrumennya.Kata Kunci: PembelajaranTematik, JiwaKewirausahaan, Siswa SD
Penerapan Pembelajaran Tematik SD Di Indonesia Karli, Hilda
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 2, No 1: Januari 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v2i1.2752

Abstract

ABSTRAKModel pembelajaran tematik sudah mulai diperbicangkan oleh pakar pendidikan di tahun 1999. Pembelajaran tematik yang merujuk pada KBK dan KTSP sudah diberlakukan sejak tahun 2005 yang lalu. Menurut Fogarty ada 10 macam model tematik tetapi yang dipelajari oleh pakar pendidikan Indonesia hanya 3 model yaitu model pembelajaran tematik jenis jaring laba-laba, model pembelajaran tematik jenis terpadu dan model pembelajaran tematik model keterhubungan. Pembelajaran tematik sebagai suatu pendekatan belajar mengajar yang melibatkan beberapa mata pelajaran dalam satu tema untuk memberikan pengalaman bermakna bagi siswa. Pengalaman bermakna maksudnya anak memahami konsep – konsep yang telah mereka pelajari itu melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah mereka pahami. Untuk Implementasi Pembelajaran tematik di sekolah dasar ada beberapa komponen yang perlu dibahas dahulu seperti metode, penilaian, media, langkah pembelajaran dan peran guru. Setelah itu akan dibahas langkah penyusunan Pembelajaran tematik serta contoh Matriks Tematik , Silabus dan RPP.Kata Kunci: Pembelajaran Tematik, Sekolah Dasar
Pendekatan Keterampilan Proses Untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah Pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas III SD "X" Serpong Karli, Hilda
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 3, No 1: Januari 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v3i1.2796

Abstract

Abtsrak Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan penerapan pendekatan keterampilan proses untuk meningkatkan sikap ilmiah pada mata pelajaran IPA siswa kelas III SD”X” Serpong. Penelitian Tindakan Kelas dilakukan dalam 2 siklus. Topik pada siklus I adalah energi panas dan siklus II energi gerak. Pada siklus I dan II keterampilan proses yang dilakukan adalah mengamati dan mengkomunikasikan. Sikap ilmiah yang ingin dikembangkan adalah sikap ingin tahu, berpikiran terbuka dan kerjasama serta sikap peka terhadap lingkungan sekitar. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, lembar pengamatan, dan LKS. Berdasarkan data yang diperoleh sikap ilmiah siswa meningkat. Sikap ingin tahu meningkat 30%, sikap berpikiran terbuka dan kerjasama meningkat 51%, sikap peka terhadap lingkungan meningkat 9%. Secara keseluruhan sikap ilmiah siswa rata-rata meningkat 84,6 %.Kata kunci: Pendekatan Keterampilan Proses, Sikap Ilmiah, Mata Pelajaran IPA