Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendekatan Tematik Dalam Pembelajaran IPS Kartini, Tien
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 2, No 2: Juli 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v2i2.2767

Abstract

AbstrakModel pembelajaran tematik merupakan model pembelajaran yang pengembangannya dimulai dengan menentukan topik tertentu sebagai tema atau topik sentral, setelah tema ditetapkan maka selanjutnya tema itu dijadikan dasar untuk menentukan dasar sub-sub tema dari bidang studi lain yang terkait. Pendekatan pembelajaran tematik dalam IPS sering disebut dengan pendekatan interdisipliner. Model pembelajaran tematik pada hakikatnya merupakan suatu sistem pembelajaran yang memungkinkan peserta didik baik secara individual maupun kelompok aktif mencari, menggali, dan menemukan konsep serta prinsipprinsip secara holistik dan otentik. Pada pendekatan pembelajaran termatik, program pembelajaran IPS disusun dari berbagai cabang ilmu dalam rumpun ilmu sosial. Pengembangan pembelajaran termatik dalam hal ini, dapat mengambil suatu topik dari suatu cabang ilmu tertentu, kemudian dilengkapi, dibahas, diperluas, dan diperdalam dengan cabang-cabang ilmu yang lain. Topik/tema dapat dikembangkan dari isu, peristiwa, dan permasalahan yang berkembang. Bisa membentuk permasalahan yang dapat dilihat dan dipecahkan dari berbagai disiplin atau sudut pandang, contohnya banjir, pemukiman kumuh, potensi pariwisata, IPTEK, mobilitas sosial, modernisasi, revolusi yang dibahas dari berbagai disiplin ilmu-ilmu sosial.Kata Kunci: Pendekatan Tematik, Pembelajaran IPS
Studi Kasus Imflementasi Manajemen Berbasis Sekolah Di Sekolah Dasar Kartini, Tien
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 2: Juli 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i2.2737

Abstract

Abstrak  Konsep manajemen berbasis sekolah memang sudah lama digembor‐gemborkan. Bahkan konsep ini sudah lama diterapkan di sekolah. Namun demikian sampai saat ini masih terdapat sejumlah masalah berkenaan dengan penafsiran konsep manajemen berbasis sekolah. Penafsiran yang salah terhadap konsep manajemen berbasis sekolah dapat menyebabkan lambatnya pelaksanaan manajemen berbasis sekolah selama ini. Sekolah sampai saat ini belum mampu melaksanakan MBS secara utuh di sekolah. Berbagai kebijakan yang sifatnya praktis pun masih terkesan menunggu kebijakan instansi atau lembaga di atas sekolah. Tentu saja hal ini akan menyebabkan macetnya pelaksanaan MBS di sekolah. Manajemen berbasis sekolah juga sering disalah tafsirkan dengan konsep swastanisasi pendidikan. Hal ini berdampak buruk bagi sekolah khususnya terhadap timbulnya pandangan negatif masyarakat yang seolah‐olah memandang semua beban sekolah dibebankan kepada orang tua murid. Dampak salah tafsir ini menyebabkan orang tua mengeluh dan cenderung memandang pihak sekolah sebagai lembaga ekonomis bukan lembaga nirlaba. Berbagai salah tafsir ini harus diluruskan dengan jalan menguraikan konsep MBS secara jelas dan ilmiahKata Kunci: manajemen berbasis sekolah, kasus MBS, sekolah dasar
Peningkatan Prestasi Belajar Siswa pada Bahasa Indonesia tenteng Percakapan Alat Komunkasi Sederhana melalui Metode Pemberia Tugas Kartini, Tien
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i4.673

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan kemampuan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia tentang percakapan lewat telepon atau alat komunikasi sederhana. Metode tugas pada siswa kelas III semester I SDN Pondok Kacang Timur 03 Kecamatan Pondok Aren Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian ini terdiri atas kondisi awal atau sebelum perbaikan dan hasil penelitian tindakan kelas pada siklus I, siklus II, dan siklus III. kesimpulan bahwa rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap materi, yaitu penggunaan metode kurang tepat, penjelasan guru terlalu cepat, kurangnya perhatian siswa pada proses pembelajaran, media pembelajaran kurang sesuai, guru kurang memberikan latihan-latihan, dan otivasi belajar siswa kurang.