Uus Yusmantara S, Uus Yusmantara
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penguatan dan Hukum Pengaruh Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V Sekolah Dasar S, Uus Yusmantara
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 4, No 1: Januari 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v4i1.2819

Abstract

AbstrakPendidikan Sebagai usaha normatif, memiliki kriteria keberhasilan tertentu, pada setiap proses pembelajaran dijumpai dua sisi yang berbeda, yakniterdapat sejumlah siswa yang tidak mampu dengan cepat mencapai tujuan pembelajaran yang disebabkan bukan karena rendahnya kemampuan intelektual, melaikan karena prilaku negatif yang kerap ditampilkan sehingga dapat mengganggu norma edukatif dan pencapaian tujuan pembelajaran/kompetensi dasar yang diharapkan. Terhadap kondisi tersebut, menuntut kompetensi keterampilan guru dalam masalah mengelola pembelajaran melalui pengimplementasian delapan keterampilan dasar mengajar. Salah satu dari keterampilan dasar mengajar antara lain keterampilan memberi penguatan ( reinforcement), bahkan memberi hukuman (funishment).Dalam proses pembelajaran, penguatan dan hukuman dapat berperan sebagai pendorong sosialisasi dan penguat perubahan prilaku siswa. penguat berperan mempertahankan prilaku positif siswa dan terdorong untuk mengulangi prilaku yang sama, sedangkan hukuman manpu memotivasi siswa untuk menghentikan prilaku negatif, dan terdorong untuk mengubah prilaku negatif menjadi prilaku positif.   
Pengaruh Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar IPS Terhadap Pemahaman Konsep Dan Pengembangan Sikap Kepedulian Sosial Siswa Sekolah Dasar S, Uus Yusmantara
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 3, No 2: Juli 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v3i2.2808

Abstract

ABSTRAKPembelajaran merupakan bagian integral dalam proses pendidikan, karena itu peran guru menempati posisi sentral dalam melaksanakan pembelajaran secara optimal, sehingga motivasi, aktivitas, dan kreativitas siswa dapat berkembang dalam suasana belajar yang kondusif. Salah satu bentuk implementasi pengelolaan pembelajaran yang diduga mampu mengakomodir kondisi belajar tersebut, antara lain melalui pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar IPS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “besarnya pengaruh pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar IPS bagi pemahaman konsep dan pengembangan sikap kepedulian sosial siswa terhadap lingkungannya”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menerapkan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain kelompok acak pretest-posttest dengan kelompok kontrol (Control Group Pretest-Posttest Design), dengan melibatkan sampel 100 orang siswa kelas tiga SD Sukahaji, Cimekar Kecamatan Cileunyi, yang terbagi atas dua kelompok/kelas, yaitu 50 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan 50 orang siswa lainnya sebagai kelompok kontrol yang ditetapkan secara acak. Alat pengumpul data dalam penelitian ini menggunakan alat tes obyektif pilihan ganda dengan empat option pilihan jawaban, dengan tujuan untuk mengukur tingkat pemahaman konsep, Angket skala Likert digunakan untuk mengetahui sikap kepedulian sosial siswa terhadap lingkungannya, Panduan observasi serta wawancara, yaitu untuk mengetahui implementasi perilaku konkret atas sikap yang terungkap pada pernyataan jawaban angket. Data yang berhasil dikumpulkan, kemudian diolah dan dianalisis melalui program Anates, SPSS 13 dan excel 2003. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar IPS, ternyata berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep dan pengembangan sikap kepedulian sosial siswa kelas tiga Sekolah Dasar, sehingga diketahui perbedaan tingkat pemahaman konsep dan pengembangan sikap kepedulian sosial antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Dengan demikian, penerapan model pendekatan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dapat dijadikan salah satu alternatif pilihan guru dalam membelajarkan materi IPS di Sekolah Dasar khususnya dan proses pembelajaran pada umumnya.Kata Kunci : Lingkungan sebagai Sumber Belajar, Pemahaman Konsep, Sikap Kepedulian Sosial
Penerapan Model "ITM" Pada Pembelajaran IPS Pengaruh'a Terhadap Pemahaman Konsep Dan Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar S, Uus Yusmantara
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 6, No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v6i1.2855

Abstract

Peran guru merupakan bagian integral dalam upaya peningkatan efektivitas pembelajaran di Sekolah. Bentuk implementasi pencapaian hasil pembelajaran tersebut, menuntut kepiawaian guru dalam memilih dan menerapkan variasi berbagai model pembelajaran yang aktif, kreatif, dan konstruktif bagi kebutuhan perkembangan dan kematangan berfikir siswa secara holistik dan komprehensif. Dengan demikian diharapkan mampu meningkatkan pemahaman konsep, dan keterampilan sosial yang bermakna bagi siswa. Karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran pengaruh penerapan model pembelajaran “Ilmu,Teknologi, dan Masyarakat” (ITM) dalam pembelajaran IPS terhadap peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan sosial siswa SD. Adapun penerapan metode pada penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain kelompok acak pretest dan posttest dengan kelompok kontrol (Control Group Pretest-Posttest Design). Penelitian ini dilakukan terhadap 40 siswa kelas IV Sekolah Dasar yang dibagi secara acak menjadi dua kelompok perlakuan belajar, masing-masing terdiri atas 20 siswa sebagai kelompok eksperimen yang memperoleh perlakuan model pembelajaran ITM dan 20 siswa sebagai kelompok kontrol yang tidak memperoleh perlakuan model pembelajaran ITM. Materi pokok bahasan IPS yang dikaji dalam penelitian ini adalah “Mengenal teknologi produksi, komunikasi, dan transportasi”.Proses pembelajaran di bagi dalam tiga sub pokok bahasan yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan. Melalui analisis deskriptif terhadap hasil pengolahan data penelitian, menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran ITM pada kelompok eksperimen, ternyata berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan sosial siswa kelas IV SD.Kata Kunci: Model Pembelajaran ITM, Pemahaman Konsep, Keterampilan Sosial
Pengaruh Penggunaan Media Peta Dalam Pembelajaran IPS Terhadap Peningkatan Ativitas Dan HAsil Belajar Siswa Kelas V (Lima) Sekolah Dasar S, Uus Yusmantara
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 5, No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v5i1.2837

Abstract

Materi kajian Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar di dalamnyamenurut kurikulum IPS SD meliputi dua bidang kajian pokok, yaitu pengetahuan sosial dan sejarah.Kedua bidang kajian tersebut dibelajarkan secara terpadu (integrated) bagi siswa kelas rendah (kelas 1,2,dan 3), sedangkan pada tingkat kelas di atasnya (kelas 4.5.dan 6), disajikan secara parsial (sparated) menggunakan label mata pelajaran IPS yang secara substansial terpisah dari label mata pelajaran lain.Disadari bahwa karakteristik materi kajian IPS syarat dengan konsep, baik konsep yang bersifat konkret maupun abstrak.Karena itu, jika materi kajian IPS dibelajarkan hanya mengandalkanpenerapan metode ceramah tanpa bantuan media pembelajaran yang menarik dan variatif, maka disinyalir akan terbangun pemikiran verbal tanpa makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai besaran pengaruh penggunaan media “peta” dalam pembelajaran IPS terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas lima SD. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi guru IPS, dan dapat dijadikan salah satu alternatif terutama bagi guru kelas lima SD dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS.Untuk mencapai tujuan dan manfaat tersebut, maka penelitian ini menerapkan metode eksperimen semu (kuasi eksperimen) dengan mendayagunakan guru kelas lima SD dalam melakukan eksperimen terhadap dua kelompok siswa, yang masing-masing diperlakukan sebagai kelompok asal (kelompok Kontrol) tanpa perlakuan penggunaan peta, dan kelompok eksperimen dengan perlakuan penggunaan media peta. Data hasil eksperimen tersebut, diolah dan dianalisis secara deskriptif analitik untuk mengetahui besaran pengaruh penggunaan media peta terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Dari hasil pengumpulan dan pengolahan, serta analisis datamenunjukkan bahwa kelompok eksperimen dengan perlakuan penggunaan media peta, berpengaruh signifikan terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V SD.Kata Kunci: Media Peta, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar