Suryati
Universitas Adiwangsa Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kualitatif Peran Bidan Sebagai Care Provider Dalam Pemantauan Masa Nifas di Puskesmas Mpunda Kota Bima Suryati; Nur Islamyati
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.012 KB)

Abstract

Masa nifas dimulai setelah kelahiran placenta dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas ini merupakan masa yang cukup penting bagi tenaga kesehatan khususnya bidan untuk selalu melakukan pemantauan karena pelaksanaan yang kurang maksimal dapat menyebabkan ibu mengalami berbagai masalah. Pada masa nifas peran bidan sangat dibutuhkan pada masa persalinan dan pasca persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi peran bidan sebagai care provider dalam pemantauan masa nifas. Dengan desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Jumlah sampel adalah 5 orang bidan pelaksana, 5 orang ibu nifas dan kepala Puskesmas. Temuan penelitian ini adalah peran bidan sebagai care provider dalam melakukan pemantauan masa nifas sudah diberikan sesuai dengan asuhan masa nifas, ditemukan beberapa tema: pendidikan kesehatan masa nifas, KIE masa nifas, kunjungan rumah (Home Care). Kesimpulan penelitian ini adalah peran bidan sebagai care provider dalam pemantauan masa nifas sudah dilakukan dengan baik, dimana bidan melaksanakan asuhan masa nifas sejak lahirnya plasenta sampai dengan 6 minggu pasca salin. Pelayanan masa nifas yang diberikan dimulai dari pemeriksaan fisik, pemeriksaan psikologis, pemberian pendidikan kesehatan, ASI eksklusif, dan pemilihan kontrasepsi (KB). Diharapkan kepada Puskesmas untuk dapat menambah sumber daya manusia (SDM) khususnya tenaga bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan, sehingga dapat memberikan pelayanan masa nifas yang lebih maksimal tidak hanya dilakukan di Puskesmas akan tetapi pelayanan juga dipantau di rumah.