Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada pembelajaran geografi. Model pembelajaran POE dapat mengembangkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kreatif. Metode penelitian menggunakan quasi ekperimen non equivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik Kelas X SMAN Darmaraja Sumedang. Sampelnya terdiri atas kelas X5 (kelas eksperimen) dan kelas X6 (kelas kontrol). Instrumen untuk pengukuran pemahaman konsep adalah test dan kemampuan berpikir kreatif adalah LKS. Pengujian hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian: 1) Terdap at perbedaan hasil pre test-post test pemahaman konsep erosi peserta didik pada kelas eksperimen dengan model pembelajaran POE; 2) Terdapat perbedaan hasil pre test-post test pemahaman konsep erosi peserta didik pada kelas kontrol dengan model konvensional; 3) Terdapat perbedaan pemahaman konsep erosi peserta didik pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol; 4) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran POE berpengaruh terhadap pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Untuk itu, direkomendasikan penggunaan model pembelajaran POE pada pembelajaran geografi. Perlu diperhatikan dalam pelaksanaan model pembelajaran POE yaitu guru harus memahami model POE, matang dalam persiapan, serta senantiasa memantau dan membimbing peserta didik dalam tahapan-tahapan pembelajaran POE.Kata kunci: model pembelajaran, POE, pemahaman konsep, kemampuan berpikir kreatif