Hamdani Hamdani
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Ngawi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Paradiqma Baru Akuntasi Syariah Dalam Perspektif Maqasid Syariah Hamdani Hamdani
Investama : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4 No 1 (2020): Investama : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Investama : Jurnal Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.99 KB)

Abstract

Persoalan kemiskinan dan ketidak adilan ekonomi menjadi problem setiap masyarakat di dunia, termasuk di Indonesia. Forum ekonomi tingkat dunia G-20 dan Word Bank mencatat pada tahun 2018 bahwa Masyarakat miskin di dunia masih mencapai 40 % dari jumlah Masyarakat dunia. Indonesia yang tergabung dalam Masyarakat berkembang pertumbuhan ekonomi hanya tercatat 5,02 % dari jumlah PDB penduduk Indonesia pada tahun 2019. Artinya, Indonesia dikatagorikan Masyarakat yang belum sejahtera oleh Word Bank, karena jumlah penduduk miskin Indonesia masih diatas angka 10%. Untuk memecahkan kemiskinan dan ketidak adilan ekonomi, perlu adanya langkah konkrit dan berkelanjutan dalam mensejahterakan rakyatnya. Olaf Corry menegaskan untuk menjadikan Masyarakat sejahtera perlu melibatkan tiga stakeholder yang saling bekerjasama dalam peningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pertama, kebijakan pemerintah dalam jaminan social. Kedua,pelibatan swasta dalam pertumbuhan ekonomi industry, ketiga, pelibatan organisasi nirlaba atau voluntir social yang bertujuan membantu masyarakat dalam pembinaan sector ekonomi.