I Kadek Abdhi Yasa
STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ajaran Yoga dalam Teks Satua I Belog I Kadek Abdhi Yasa
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2022): Volume 5 No. 1 Tahun 2022
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.903 KB) | DOI: 10.25078/jyk.v5i1.842

Abstract

Satua I Belog sebagai salah satu jenis sastra klasik yang mengandung nilai-nilai adiluhung yang sangat perlu untuk dikembangkan serta diadakan usaha penelitian dan pengkajian yang lebih intensif agar segala isinya dapat dihayati dan diterapkan di masyarakat. Berdasarkan analisa yang dilakukan, hal yang berkaitan dengan konsepsi yoga salah satunya dapat dilihat dari pengalan cerita pada penggambaran seekor kuda kesayangan raja daha yang galak sehingga tidak ada yang berani kecuali I Belog, maknanya kuda galak diharapkan pikiran manusia dikendalikan atau dikekang dan I Belog sebagai simbol pengendalian pikiran dan pada cerita "tiba-tiba tali pelana kuda tersebut putus dan kuda yang binal lari "Kebancingah" dan membuat onar, tapi I Belog berhasil menangkap dan memasukan kuda tersebut kembali kekandangnya”. Makna penggalan cerita tersebut, kuda tanpa tali pelana bagaikan pikiran tanpa kendali yang menyebabkan manusia terpengaruh oleh berbagai musuh-musuh yang ada dalam diri manusia dan pikiran sebagai pengendali dalam pengendalian.Dari pikiranlah yang memegang peranan penting, pikiran adalah faktor pengendali mengarahkan perbuatan manusia menuju hal-hal baik dan menghindar dari hal-hal buruk, dalam konteks ajaran yoga, pengendalian terhadap pikiran menjadi kunci utama alam pikiran dibangun atas tiga komponen yakni manah, budhi, ahamkara.