Roikhatul Jannah
Institut Agama Islam Bakti Negara (IBN) Tegal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Bimbingan Konseling Islam dalam Mengaktifkan Kecerdasan Spiritual Santri Pondok Pesantren Darul Khair Babakan Lebaksiu Tegal Roikhatul Jannah
Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1963.871 KB) | DOI: 10.53915/jbki.v2i1.162

Abstract

Setiap lembaga pendidikan Islam, sangat membutuhkan bimbingan konseling Islam untuk membantu dalam memecahkan masalah dan meningkatkan spiritualitas peserta didik dalam gerak langkahnya. Begitu juga di pondok pesantren. Kompleknya masalah yang dihadapi santri dewasa ini ternyata tidak hanya cukup hanya ditangani melalui proses belajar mengajar saja melainkan menuntut adanya layanan khusus yang tidak dapat dilakukan melalui jalan pengajaran yakni layanan bimbingan dan konseling khususnya bimbingan konseling Islam. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan Bimbingan Konseling Islam dalam mengaktifkan kecerdasan spiritual santri dan untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah pelaksanaan Bimbingan Konseling Islam dalam mengaktifkan kecerdasan spiritual santri Pondok Pesantren Darul Khair Babakan Lebaksiu Tegal. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Proses analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis yang dikembangkan oleh Miles dan Hiberman dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan ada peranan bimbingan konseling Islam dalam mengaktifkan kecerdasan spiritual santri Pondok Pesantren Darul Khair Babakan. Strategi yang diterapkan antara lain dengan menganggap seorang santri/klien adalah orang terdekatnya, membimbing dengan keikhlasan, ketulusan, dan penuh kasih sayang, tidak memberi kekerasan tetapi dengan pengertian, sehingga dengan adanya bimbingan konseling Islam di Pondok tersebut, santri lebih bersikap sopan, santun, dan memiliki akhlak mulia.
Hak-hak Perempuan dalam Perspektif al-Qur’an Roikhatul Jannah
At-Ta'wil: Jurnal Pengkajian al-Qur'an dan at-Turats Vol. 1 No. 01 (2019): at-Ta'wil
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Bakti Negara (IBN) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/tawil.v1i01.26

Abstract

Islamic teachings essentially do not distinguish between the rights of women and men in married life and in social life. In the Qur'an many meet in verses about respect for women's rights. By doing a textual interpretation it can be seen that women also have rights as men, although on certain matters there are not the same, this is due to the main functions and duties that in men. In Islam women also have rights as men, but in certain cases there are not the same, this is due to the main functions and tasks held by men. Among the rights of women are: the right to get an education, the right to get a dowry and a living, the right to ask for divorce when sufficient conditions and if passed will cause harm, rights in the field of inheritance and material rights.