Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Changes of Soil Chemistry Characteristics of Tephra Mount Anak Krakatau-Indonesia, Through Leaching Experiment Astriana Rahmi Setiawati; Jamalam Lumbanraja; Ananda Ika Kurnia; Manarul Hidayat; Septi Nurul Aini; Dedy Prasetyo
JOURNAL OF TROPICAL SOILS Vol 28, No 2: May 2023
Publisher : UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5400/jts.2023.v28i2.57-70

Abstract

Studying the weathering process in pristine volcanic materials is crucial as this process will determine further soil characteristics. Mount Anak Krakatau is reported as one of the fastest-growing volcanoes. This volcano erupted powerfully in December 2018, ejecting tons of volcanic materials. These materials are considered pristine and unweathered tephra. Hence, a leaching experiment can be one of the crucial methods to predict further soil characteristics formed as climatic factors. Tephra sampling was conducted on 13 Augustus 2019 or eight months after the massive eruption of Mount Anak Krakatau in December 2018. Tephra samples were leached by deionized water (H2O), oxalic acid (H2C2O4) 0.02 M, and citric acid (C6H8O7) 0.02 M (solvents) for 90 days. pH of tephra increased approximately from  (3.95– 4.99 ) to (5.12–8.11). Organic-C rose about 0.2 to 1 point higher than organic-C of tephra before the leaching experiment. The increasing value of organic-C was predicted to increase CEC (Cation Exchange Capacity) (2.13–5.36 cmolc kg-1). After the leaching experiment, the tephra’s surface was weathered clearly as an impact of solvents and the growing of algae.
SOSIALISASI PEMUPUKAN TEPAT BERBASIS ANALISIS TANAH PADA TANAMAN PADI SAWAH DI KELURAHAN CAMPANG RAYA, KECAMATAN SUKABUMI, BANDARLAMPUNG Afandi; Hery Novpriansyah; Nur Afni Afrianti; Dedy Prasetyo
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FP Unila, Edisi Maret 2026
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v5i1.11923

Abstract

Pemupukan merupakan bagian kegiatan budidaya tanaman yang harus mendapatkan perhatian khusus karena berkaitan erat dengan efisiensi dan efektifitas pemupukan, serta kualitas tanah dan lingkungan. Fenomena yang sering terjadi yaitu petani seringkali tidak menggunakan pemupukan sesuai dosis rekomendasi namun berdasarkan kebiasaan, pengalaman turun menurun, atau informasi yang belum tentu akurat. Padahal pemupukan sebaiknya direkomendasikan berdasarkan kondisi tanah dan tanaman yang dibudidayakan. Pendekatan ini dikenal dengan istilah pemupukan tepat. Pemupukan tepat tidak hanya mencakup penggunaan pupuk kimia, tetapi juga pupuk organik yang berperan meningkatkan kesuburan tanah berkelanjutan. Namun, informasi pentingnya pemupukan tepat seringkali tidak tersampaikan pada petani dan menyebabkan minimnya pengetahuan dan pemahaman petani terkait praktik ini. Tujuan kegiatan adalah peningkatan pemahaman dan kesadaran petani tentang pemupukan tepat, analisis tanah untuk penentuan kebutuhan pupuk tepat, dan pengaruh pemupukan tepat terhadap tanah dan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman petani terkait pemupukan tepat dari 33% (awal kegiatan) menjadi 84% (akhir kegiatan). Rekomendasi pemupukan tepat lahan sawah di Kelurahan Campang Raya, Sukabumi, Bandarlampung yaitu pupuk N sebesar 240,87 kg urea ha-1, sedangkan untuk pupuk P dan pupuk K telah tercukupi dari tanah. Pupuk organik direkomendasikan untuk selalu ditambahkan setiap musim tanam.