Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN PRINSIP- PRINSIP ARSITEKTUR EKLETIK PADA PERENCANAAN MUSEUM ETNOLOGI DI KABUPATEN KONAWE Indra Yanto
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i2.27618

Abstract

Museum adalah sebagai tempat menyimpan benda-benda kuno yang dapat digunakan untuk menambah wawasan dan juga sebagai tempat rekreasi. Seiring dengan berkembangnya zaman, museum memiliki makna yang sangat luas sesuai dengan pemikiran setiap individu maupun institusi. Taman mini Indonesia Indah adalah salah satu kawasan rekreasi yang memiliki banyak museum di dalamnya salah satunya adalah Museum Etnologi Indonesia. Secara konseptual prinsip rancangan interior museum etnologi Indonesia adalah mengumplkan dan merangkum kemudian menampilkan dalam satu wadah yang sama yaitu museum ini. Sasaran pengguna museum ini adalah seluruh masyarakat indonesia dari semua kalangan, turis asing, lembaga pendidikan seperti sekolah atau komunitas kebudayaan. Melihat permasalahan museum ini berdasarkan hasil survey maka akan di rancang museum etnologi dengan konsep “Arsitektur Eklektik” dengan tujuan agar pengunjung dapat dengan mudah mendapatkan informasi yang ada di dalam museum ini saat berkeliling di dalam museum dan menambahkan fasilitas tambahan untuk kaum difabel agar semua kalangan dapat mengakses museum ini. Tujuan perencanaan museum etnologi  di Kabupaten Konawe ini adalah untuk memudahkan pengunjung mendapatkan informasi dalam museum yaitu berupa pengetahuan mengenai etnis tolaki. Kata kunci  : Museum, Etnologi (Etnis Tolaki), Arsitektur Eklektik, Kabupaten Konawe