AbstrakAnsambel Musik Anak dan Remaja Indonesia atau biasa disebut AMARI Jogja adalah sebuah wadah bagi anak-anak dan remaja untuk bermain musik bersama-sama dalam sebuah ansambel yang diformat dalam bentuk orkestra maupun semi orkestra. Pada masa awal pandemi, AMARI Jogja sempat vakum yang diakibatkan oleh adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses latihan dan strategi pembelajaran yang digunakan oleh AMARI Jogja di saat pandemi. Data penelitian diperoleh melalui metode studi pustaka, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan pembelajaran selama Pandemi Covid-19. Setelah mulai berproses latihan kembali, AMARI Jogja menerapkan strategi belajar campuran dengan menggunakan pembagian video latihan melalui Aplikasi Whatsapp sehingga saat latihan tatap muka masing-masing anggota sudah mengenal materi. AMARI Jogja mulai bangkit kembali dengan aktif membuat acara dan pembukaan penerimaan anggota baru. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan strategi dan metode pembelajaran khususnya dalam bidang ansambel musik.Kata kunci: strategi pembelajaran, ansambel musik, Pandemi Covid-19, AMARI Jogja AbstractAnsambel Musik Anak dan Remaja Indonesia, commonly called AMARI Jogja, is a place for children and youth to play music together in an ensemble formatted in the form of an orchestra or a semi-orchestra. In the early days of the pandemic, AMARI Jogja had a vacuum caused by the Large-Scale Social Restrictions (PSBB) policy. This study aims to determine the training process and learning strategies used by AMARI Jogja during a pandemic. The research data was obtained through the methods of literature study, observation, interviews, and documentation studies. The results of the study show that there has been a change in learning during the Covid-19 Pandemic. After starting the rehearsal process, AMARI Jogja implemented a blended learning strategy by sharing training videos via the Whatsapp Application so that each member was familiar with the material during face-to-face practice. AMARI Jogja is starting to revive by actively organizing events and opening new members. This research is expected to contribute to the development of learning strategies and methods, especially in the field of musical ensembles.Keywords: learning strategies, ensemble music, Covid-19 Pandemic, AMARI Jogja