Fonda Octarianingsih Shariff
Departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Literatur : GEJALA VASOMOTOR MENOPAUSE Fonda Octarianingsih Shariff; Mohammad Sirojuddin; Kevin Andara Setya Prameswari
Jurnal Medika Malahayati Vol 6, No 4 (2022): Volume 6 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v6i4.9171

Abstract

Abstrak: Gejala Vasomotor Monopause. Menopause adalah berhentinya haid secara permanen setelah didahului oleh amenorea selama minimal satu tahun beserta gejala pada masa transisinya. Usia menopause pada wanita dapat terjadi pada usia 45-50 tahun namun pada beberapa keadaan dapat terjadi lebih awal atau terlambat. Menopause dini adalah menopause yang terjadi pada usia kurang dari 40 tahun. Masa transisi dan proses menopause masih menjadi mengkhawatirkan bagi kaum wanita baik dari perubahan fisik, gejala yang dirasakan dalam aktivitas sehari-hari termasuk aktivitas seksual, dan beragam penyakit yang menyertai setelah menopause. Gejala vasomotor, salah satunya, merupakan gejala menopause yang kadang diabaikan, tidak terdiagnosis dan tidak ditatalaksanai dengan sesuai sehingga dapat berdampak negatif pada kualitas hidup. Berbagai penelitian telah dilakukan baik secara hormonal dan nonhormonal untuk mengatasi gejala vasomotor seperti hot flushes dan keringat malam hari.