Surjadi Supardjo
Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sam Ratulangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI KINERJA PENGELOLAAN TAPAK PADA GEDUNG DEKANAT FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Alvin Jance Tinangon; Julianus Anthon R. Sondakh; Surjadi Supardjo; Billy Hinn Mandagi; Lionita Ekklesia Muaja; Joo Van Basten Josua Kolondam
JAMBURA Journal of Architecture Vol 8, No 1 (2026): Vol 8, No 1 (2026) JJoA : Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v8i1.28460

Abstract

ABSTRACTSite management is an important aspect in the assessment of Green Building performance because it relates directly to building orientation, accessibility, circulation, green open space, pedestrian facilities, parking areas, outdoor lighting, and public infrastructure. This study aimed to evaluate the performance of site management at the Deanery Building of the Faculty of Engineering, Universitas Sam Ratulangi, Manado, based on the Green Building assessment criteria regulated by the Ministry of Public Works and Housing. The research used a descriptive quantitative method with an evaluative approach. Data were collected through technical planning document review, field observation, visual documentation, and measurement of site components. The assessment focused on the technical planning stage for a new building, using the Green Building checklist as the main instrument. The results showed that the building obtained 19 points out of a maximum of 38 points, equal to 50%. This achievement placed the site management performance in the Pratama category. Several indicators had fulfilled the basic criteria, including building orientation, albedo value, rainwater infiltration wells, pedestrian access, disability ramp, and automatic outdoor lighting system. However, several aspects still required improvement, particularly the passive character of private green open space, limited pedestrian connectivity, the absence of bicycle parking, the absence of electric vehicle charging facilities, and the dominance of motor vehicle parking areas. The study concludes that the site management performance of the building has met the basic Green Building criteria, but further improvement is needed to support a more sustainable campus environment. ABSTRAKPengelolaan tapak merupakan salah satu aspek penting dalam penilaian kinerja Bangunan Gedung Hijau karena berkaitan langsung dengan orientasi bangunan, aksesibilitas, sirkulasi, ruang terbuka hijau, jalur pedestrian, lahan parkir, pencahayaan ruang luar, serta prasarana dan sarana umum. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja pengelolaan tapak pada Gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado berdasarkan kriteria penilaian Bangunan Gedung Hijau yang diatur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan evaluatif. Data diperoleh melalui kajian dokumen perencanaan teknis, observasi lapangan, dokumentasi visual, dan pengukuran komponen tapak. Penilaian difokuskan pada tahap perencanaan teknis bangunan gedung baru dengan menggunakan daftar simak Bangunan Gedung Hijau sebagai instrumen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gedung Dekanat Fakultas Teknik memperoleh nilai 19 dari total 38 poin atau sebesar 50%. Capaian ini menempatkan kinerja pengelolaan tapak pada kategori Pratama. Beberapa indikator telah memenuhi kriteria dasar, seperti orientasi bangunan, nilai albedo, sumur resapan, jalur pedestrian, ramp disabilitas, dan sistem pencahayaan ruang luar. Namun, beberapa aspek masih perlu ditingkatkan, terutama fungsi aktif ruang terbuka hijau privat, keterhubungan jalur pedestrian, penyediaan parkir sepeda, fasilitas kendaraan listrik, dan pengendalian dominasi lahan parkir kendaraan bermotor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja pengelolaan tapak telah memenuhi kriteria dasar Bangunan Gedung Hijau, tetapi masih memerlukan peningkatan untuk mendukung lingkungan kampus yang lebih berkelanjutan.