Djunaidi
Program Studi Perikanan Tangkap, Politeknik Kelautan Dan Perikanan Dumai, Dumai. Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENILAIAN DOMAIN TEKNIK PENANGKAPAN IKAN PADA KAPAL PURSE SEINE KM. SURYA MAS SIBOLGA Yaser Krisnafi; Ratih Purnama Sari; Mathius Tiku; Djunaidi; Amir Yusuf
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 1 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.1.015-022

Abstract

Produksi perikanan di Sibolga rata-rata sebesar 46.278,07 ton/tahun. Masyarakat bermata pencaharian nelayan di wilayah PPN Sibolga umumnya melakukan penangkapan dengan purse seine. Pengelolaan perikanan perlu mempertimbangkan sumberdaya, ekosistem, sosial ekonomi masyarakat, dan kebijakan. Kondisi sekarang, banyak pengelolaan perikanan hanya mempertimbangkan sisi sosial ekonomi masyarakat namun masih kurang memperhatikan kondisi ekosistemnya. Stok ikan yang menipis dikhawatirkan menimbulkan konflik perebutan sumberdaya ikan jika penangkapan ikan masih terus dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai pengelolan perikanan purse seine di KM. Surya Mas Sibolga berdasarkan domain teknik penangkapan ikan. Kajian ini hanya diuji pada domain teknik penangkapan ikan saja yang terdiri dari tiga indikator, yaitu metode penangkapan yang merusak dan ilegal, indikator fungsi dan ukuran kapal ikan yang sesuai dengan dokumen legal, serta indikator sertifikasi awak kapal berdasarkan peraturan. Penilaian pengelolaan perikanan purse seine menunjukkan rata-rata nilai skor seluruh indikator adalah sebesar 2,5. Total nilai indeks adalah sebesar 125. Nilai komposit pada domain teknik penangkapan ikan diperoleh angka 92,59. Angka ini mendeskripsikan bahwa pengelolaan perikanan purse seine di PPN Sibolga sudah baik dalam menerapkan EAFM. Kata kunci: domain teknik penangkapan ikan, peraian Sibolga, pengelolaan perikanan, perikanan purse seine
Digital mining oversight for risk management optimization Yuwan Martus Tegar Charisma; Zulkifli Djunaidi; Mufti Wirawan
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9 Number 4
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v9i4.3615

Abstract

Background: Coal mining operations involve high-risk activities that require effective oversight and comprehensive risk management to prevent occupational accidents, operational disruptions, and financial losses. Despite increasing digital transformation initiatives within the mining sector, studies examining the effectiveness of digital oversight systems in supporting risk management remain limited, particularly among Indonesian coal mining contractors. Purpose: This study aimed to evaluate the implementation of digital systems in mining oversight at PT X, a coal mining contractor in Indonesia. Method: A qualitative case-study approach was employed using in-depth interviews with key informants, field observations, and document reviews. Data were analyzed through thematic analysis and triangulation to evaluate the implementation of digital technologies integrated into operational supervision and risk-management processes. Results: The findings revealed that PT X implemented several digital oversight technologies, including QHSE Automation, digital mining-sign monitoring, Slope Stability Radar (SSR), dashboard-based analytics, and Mining Eyes (CCTV) systems. These technologies improved real-time monitoring, hazard reporting, corrective-action tracking, and operational visibility. The implementation of digital systems contributed to a reduction of more than 20% in the Incident Frequency Rate and a 77% reduction in incident cost. Furthermore, digitalization improved hazard identification, accelerated risk-control processes, strengthened supervisory effectiveness, and supported data-driven decision making. Conclusion: Digitalization plays an important role in strengthening risk management and improving oversight effectiveness within mining operations. The integration of digital technologies supports proactive hazard management, improves safety performance, enhances operational efficiency, and contributes to safer and more sustainable mining practices.