Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

POLA STRATEGI DAKWAH KOMUNITAS HABAIB DI KAMPUNG MELAYU SEMARANG Susanto, Dedy
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.873 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.403

Abstract

Dakwah merupakan bagian integral dari ajaran Islam yang wajib dilaksanakanoleh setiap muslim. Kewajiban ini tercermin dari konsep amar ma’ruf dan nahimunkar, yakni perintah untuk mengajak masyarakat melakukan perilaku positif-konstruktif sekaligus mengajak mereka untuk meninggalkan dan menjauhkandiri dari perilaku negatif-destruktif. Dalam melaksanakan kegiatan dakwahsekelompok aktivis dakwah haruslah menggunakan pola strategi dakwah yangsesuai dengan latar belakang dan kondisi sosiologi maupun psikologi mad’u.Menurut K. Andrew dikutip Mudrajat Kuncoro mengatakan bahwa strategiadalah pola sasaran, tujuan, dan kebijakan umum untuk meraih tujuan yangtelah ditetapkan (Kuncoro, 2005: 1). Tradisis lisan di Kalangan Kaum Habibdi Kampung Melayu Semarang merupakan sebuah tradisi turun-menurunyang biasa tumbuh dan berkembang di kalangan pondok pesantren ataumasyarakat nahdiyin yang ada di Indonesia. Tradisi yang mereka lakukansecara turun menurun sangat mendapatkan dukungan dari masyarakatKampung Melayu Semarang dan keberadaannyapun sangat berarti bagimereka. Aktivitas inilah yang dijadikan pola strategi dakwah di KalanganKaum Habib dengan pendekatan adaptif.
PESANTREN DAN DAKWAH PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ISLAM Dedy Susanto
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.948 KB) | DOI: 10.34001/an.v6i2.228

Abstract

Abstract Pesantren as society development agent, is highly expected to prepare a num- ber of concepts in students development resources, to improve both the qual- ity of the Muslim Boarding School and the quality of society??s lives. In preaching amar ma??ruf realization, pesantren not only preach orally, but also need to develop the preach in bil hal method. Pesantren Robbi Rodliyya is one of the social agents which make changes to the properous society by adopting multi- media technology, but in society and students view, they perceive that the use of the Internet bring negative effect to the children development and behavior, but they have to change the mindset of the society and students to use of modern technology, therefore, need to do social engineering. Abstrak Pesantren sebagai agen pengembangan masyarakat, sangat diharapkan mem- persiapkan sejumlah konsep pengembangan sumber daya santri, baik untuk peningkatan kualitas Pondok pesantren itu maupun untuk peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Dalam rangka untuk melakanakan dakwahnya sebagai realisasi amar ma??ruf, pesantren tidak hanya melakukan dakwah secara lisan saja namun perlu dikembangkan dengan model dakwah bil hal dalam bentuk pemberdayaan terhadap santri. Pesantren Robbi Rodliyya merupakan salah satu agen sosial untuk melakukan perubahan kesejahteraan terhadap umat dengan mengadobsi teknologi multi media, namun dalam wacana di masyarakat dan santri/ siswa, mereka memandang bahwa penggunakan media internet membawa dampak yang buruk bagi perkembangan anak dan mempengaruhi akhlaknya yang cenderung berfikir negatif, namun hal tersebut perlu ada pendekatan untuk mengubah pola pikir masyarakat maupun santri terkait dengan penggunaan media modern, oleh karenanya perlu dilakukan social engineering.
Implementasi Manajemen Masjid Di Masjid Agung Darussalam Cilacap Lukmanul Hakim; Anis Fauzia Safitri; Dedy Susanto
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.126

Abstract

Masjid diartikan sebagai tempat ibadah bagi umat Islam, khususnya dalam menegakkan shalat. Fungsi utama masjid adalah tempat sujud kepada Allah SWT, tempat shalat dan tempat beribadah kepada-Nya. Selain sebagai sarana tempat ibadah tentunya masjid juga berfungsi membina serta mendidik manusia menjadi insan yang beriman dan bertaqwa. Setiap masjid tentunya mereka mempunyai sebuah sistem manajemen yang berbeda-beda, sehingga dapat dikatakan bahwa setiap masjid memiliki perbedaan dalam mengelola masjid.maka perlu dilakuakan implementasi manajemen masjid di Masjid Agung Darussalam Cilacap. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen Masjid Agung Darussalam Cilacap sudah berjalan dengan baik, namun dibidang idarah bagian keuangan sebenarnya masjid sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah hanya saja itu tidak rutin disetiap bulannya, dan masjid memiliki pemasukan keuangan dana dari infaq dan shadaqah, selain itu di bidang imarah pembinaan remaja belum berjalan dengan baik dimana remaja masjid hanya ada disetiap bulan ramadhan karena di era digital ini masjid kesulitan untuk membuat remaja tertarik untuk membantu memakmurkan kegiatan masjid. Sedangkan dibidang ri’ayah prasarana dan sarana masjid sudah cukup berjalan dengan baik dan maksimal karena masjid memiliki fasilitas-fasilitas perlengkapan sebagai mana mestinya yang harus dimiliki oleh setiap masjid.
Optimizing Productive Waqf Funds for the Development of Religious Tourism at the Central Java Grand Mosque Angel Livansyah; Fania Mutiara Savitri; Dedy Susanto; Lukmanul Hakim
Jurnal Dakwah Risalah Vol 36, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v36i2.39357

Abstract

Productive Waqf, Religious Tourism, Central Java Grand Mosque, Islamics Economy, SWOT Analysis The development of religious tourism based on productive waqf funds can serve as an alternative solution to support the financial sustainability of religious tourism destinations in Indonesia. This study focuses on examining the productive waqf fund management system implemented at the Central Java Grand Mosque (MAJT), as well as formulating optimization strategies for productive waqf funds to enhance the potential of the religious tourism sector at MAJT. This research employs a qualitative approach using a case study method at the Banda Masjid Agung Semarang Waqf Nadzir Foundation. Data were collected through interviews, field observations, and document analysis. The findings indicate that MAJT has implemented an institutional-based productive waqf fund management system that is integrated, professional, and transparent. However, despite the transparent and professional management practices, several challenges remain, including limited funding capacity, role duality within the organizational structure, and suboptimal utilization of technology. To optimize waqf fund management, the recommended strategies include the development of a more standardized management model, the empowerment of micro, small, and medium enterprises (MSMEs), diversification of religious tourism products, and the optimization of cash waqf and waqf-linked sukuk. This study is expected to contribute an integrative framework for enhancing the effectiveness of productive waqf management models in the Islamic tourism sector through strategic implementation aimed at promoting equitable and sustainable religious tourism development.