Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA) dan Sustainability Reporting terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan, serta menguji peran Ukuran Perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas perusahaan dalam menyajikan informasi keuangan yang berkualitas seiring berkembangnya praktik bisnis berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan manufaktur sektor Basic Materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 13 perusahaan dengan 65 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return on Assets dan Sustainability Reporting berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan. Pengujian moderasi menunjukkan bahwa Ukuran Perusahaan tidak memoderasi pengaruh Return on Assets terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan, namun mampu memoderasi dan memperkuat pengaruh Sustainability Reporting terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik perusahaan berperan dalam mengoptimalkan manfaat pengungkapan keberlanjutan terhadap peningkatan kualitas informasi keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai peran profitabilitas, Sustainability Reporting, dan Ukuran Perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan pada perusahaan manufaktur sektor Basic Materials di Indonesia.