Tamrin Paleori
Dinas Pendidikan Kota Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGAKATAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI GURU MELALUI COACHING BERBASIS PEMODELAN PADA GUGUS I KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Tamrin Paleori
JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar) Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkpd.v8i1.10120

Abstract

Tujuan utama  penelitian ini adalah untuk,  tujuan utama  penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan  melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi  guru melalui coaching dengan basis pemodelan pada Sekolah Dasar Gugus I Kecamatan Rappocini Kota Makassar.  Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research) berupa penelitian tindakan sekolah (PTS) dengan objek penelitian sebanyak 24 orang guru sekolah dasar pada gugus I Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Penelitian ini didesain dalam dua siklus . Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kemampuan mendesain RPP berdiferensiasi  maupun kemampuan melaksanakan PBM berdiferensiasi  meningkat.  Pada pra, siklus I, sampai pada siklus II mengalami peningkatan yaitu rata-rata skor pada pembuatan RPP berdiferensiasi  pra siklus 2,171, siklus I meningkat menjadi 3,02, dan siklus II 3,734. Sedangkan pada kemampuan melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi  rata-rata skor pada pra siklus 2,84, siklus I meningkat menjadi 3,30, dan siklus II 3,53. Jika melihat kriteria yang telah ditetapkan maka rata-rata kemampuan mendesain RPP berdiferensiasi  dikategorikan baik. Demikian halnya kemampuan melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi  juga dikategorikan baik. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan melaksanakan pembeljaran berdiferensiasi  guru di Gugus I Kecamatan Rappocini, Kota Makassar khususnya bagi 24 orang mengalami peningkatan keterampilan dalam pembelajaran setelah penerapan coaching berbasis pemodelan.