Abstrak Dalam proses pembelajaran, pendidik merupakan komponen yang paling penting yang menjadi tonggak keberhasilan dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan teori kognitif – humanistic dalam pembelajaran agar pelaksanaannya lebih maksimal. Teori kognitif adalah teori yang umumnya dikaitkan dengan proses belajar, sedangkan teori belajar Humanistik menyatakan bahwa tujuan belajar adalah untuk memanusiakan manusia. Menerapkan teori kognitif - humanistic berarti memicu potensi berfikir dalam belajar, menstimulus kinerja otak dalam berperilaku, mendidik peserta didik untuk berpikir secara dalam, memprioritaskan pengalaman dan membutuhkan keikutsertaan aspek keaktifan peserta didik itu sendiri yang di butuhkan dalam proses belajar. Kata Kunci: Pembelajaran, Kognitif, Humanistic Abstract In the learning process, the educator is the most important component that becomes a milestone in the learning process. The purpose of this study is to determine the application of cognitive – humanistic theory in learning so that its implementation is more optimal. Cognitive theory is a theory that is generally associated with the learning process, while Humanistic learning theory states that the purpose of learning is to humanize the human being. Applying cognitive - humanistic theory means triggering the potential for thinking in learning, stimulating brain performance in behavior, educating students to think deeply, prioritizing experience and requiring the participation of aspects of student activity itself that are needed in the learning process. Keywords: Learning, Cognitive, Humanistic