Sigit Surya Bagus Setiawan, Sigit Surya Bagus
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kaji Eksperimental Pengaruh Variasi Diameter Nozzle Throat Terhadap Thrust Pada Motor Roket Propellant Padat Caroko, Novi; Setiawan, Sigit Surya Bagus
Media Mesin Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya dorong motor roket propellant padat tergantung dari ketepatan campuran bahan bakar, diameter core hole dan diameter nosel. Untuk mengetahui pengaruh variasi ukuran zozzle throat terhadap gaya dorong yang dihasilkan, maka perlu dilakukan pengujian motor roket propellant padat dengan variasi diameter nozzle throat 8, 10 dan 12,5 mm. Pengambilan data dilakukan dengan memposisikan motor roket agar mengarah pada alat pengukur gaya. Penekanan alat pengukur gaya terjadi setelah propellant padat terbakar dan menghasilkan gas pembakaran yang keluar melalui nosel. Berdasarkan hasil pengujian dapat diketahui bahwa semakin kesil penggunaan diameter nozzle throat, maka gaya dorong yang idcapai akan semakin tinggi dan laju penurunan massa akan semakin besar.
Kaji Eksperimental Pengaruh Variasi Diameter Nozzle Throat Terhadap Thrust Pada Motor Roket Propellant Padat Caroko, Novi; Setiawan, Sigit Surya Bagus
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v15i2.2069

Abstract

Gaya dorong motor roket propellant padat tergantung dari ketepatan campuran bahan bakar, diameter core hole dan diameter nosel. Untuk mengetahui pengaruh variasi ukuran zozzle throat terhadap gaya dorong yang dihasilkan, maka perlu dilakukan pengujian motor roket propellant padat dengan variasi diameter nozzle throat 8, 10 dan 12,5 mm. Pengambilan data dilakukan dengan memposisikan motor roket agar mengarah pada alat pengukur gaya. Penekanan alat pengukur gaya terjadi setelah propellant padat terbakar dan menghasilkan gas pembakaran yang keluar melalui nosel. Berdasarkan hasil pengujian dapat diketahui bahwa semakin kesil penggunaan diameter nozzle throat, maka gaya dorong yang idcapai akan semakin tinggi dan laju penurunan massa akan semakin besar.