Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SISTEM PENJURNALAN AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA – PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BAGI SMA RICI JAKARTA Hendro Lukman; Michelle Lie; Ashley Euginia
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v5i3.22575

Abstract

Studying accounting will be more effective followed by a lot of exercises and discussing cases that provide a complete picture of what happened from the records made of the transactions made. Every accounting record requires a place or recording medium called journals and ledgers. The journal is the first recording of transactions that at the end of accounting will be summarized into the general ledger. Because recording transactions in the journal is very important and crucial. The Accounting Laboratory was held at SMA Rici Jakarta as a Community Service Activity, and had a purpose as a debriefing or enrichment to face the final school exam. This class is given specifically for students of grade 12 majoring in Social Studies. In this Community Service activity, a special discussion on Accounting Journal Systems for service companies.   Accounting journal system is the most important step of the entire accounting process.  The method used is by discussing brief theories, exercises and cases. As the results,  this study was taken into consideration to be quite satisfactory based on the  answers of  the quiz  at the class, and the outcomes of the evaluation using the electronic form. The implication of this subject  is for students to have skill of accountancy, especially journaling, for the organizing school to get added value for the students, and for Universitas Tarumanagara as a marketing tool, apart from being a the university's contribution to society ABSTRAK: Belajar akuntansi akan lebih efektif bila diikuti dengan latihan yang banyak dan membahas kasus berkesinambungan sehingga memberikan gambaran utuh apa yang terjadi dari pencatatan transaksi. Setiap pencatatan akuntansi memerlukan media pencatatan yang disebut buku jurnal dan buku besar. Jurnal merupakan tempat pencatatan pertama dari setiap transaksi, dan pada akhir periode akan diringkas ke dalam buku besar. Oleh karena pencatatan transaksi pada buku jurnal sangat penting dan krusial. Mempelajari ilmu akuntansi harus diikuti dengan latihan yang intensif dan adanya soal kasus yang berkesinambungan serta kebutuhan akan praktik akuntansi. Pada Laboratorium Praktik Akuntansi yang dilaksanakan di SMA Rici Jakarta sebagai kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tujuan sebagai pembekalan atau pengayaan menghadapi ujian akhir sekolah.  Kegiatan ini diberikan khusus bagi siswa/i kelas 12 Jurusan IPS. Pada Pengabdian Kepada Masyarakat ini, pembahasan khusus pada Sistem Penjurnalan Akuntansi untuk Perusahaan Jasa. Sistem Penjurnalan Akuntansi merupakan langkah awal dari proses akuntansi secara menyeluruh.   Metode yang digunakan dengan membahas singkat teori, latihan soal dan kasus. Hasil pembelajaran ini  dinilai cukup memuaskan siswa/i berdasarkan dari jawaban kuis yang diberikan pada akhir pertemuan, dan kuesioner elektronik  yang terkumpul, kegiatan ini memiliki manfaat meningkatkan keterampilan pencatatan  akuntansi, khususnya membuat jurnal,   mitra memperoleh nilai tambah  dan bagi perguruan tinggi sebagai media pemasaran atau promosi, selain sebagai bukti partisipasi kepada masyarakat
PERANAN CONTENT CREATOR DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS PADA SANGGAR KREATIVITAS BOMBI JAKARTA Amelia; Hendro Lukman; Sriwati
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i1.21021

Abstract

The development of information technology enters people's daily lives, increasing activities with growing digitalization. One model of digitization is social media which is used to communicate as well as for promotion and marketing. Social media requires content creators. Content creators are urgently needed by business owners to support them in promoting their business products, one of which is "Sanggar Kreasi Bombi" ("Sanggar y"). A content creator is a material maker on social media who shares information that can inspire, entertain and provide information to the public. The role of content creators has increased during the Covid-19 pandemic, which companies really need, because they are able to increase brand awareness of these products or companies, including in the education sector. The purpose of this Community Service activity is to measure the role of content creators in creating brand awareness in "Sanggar". The implementation is still in a Covid-19 pandemic condition even though it is not in an emergency status. Data collection was carried out face-to-face and online to obtain information on the condition of "Sanggar". The survey results show that 93% are satisfied with the “Sangga” infrastructure and 76.5% brand awareness of “Sanggar”. Based on observations and surveys, 44 videos and 4 posters have been created to increase brand awareness which contain learning methods, activities and promotions to increase "Sanggar" brand awareness. want to create brand awareness for both the product and the company itself. Content creators must understand information technology, creative and management strategies ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi memasuki kehidupan masyarakat sehari-hari, meningkatkan kegiatan dengan digitalisasi semakin berkembang. Salah satu model digitalisasi adalah sosial media yang digunakan untuk berkomunikasi juga untuk promosi dan pemasaran. Dalam hal sosial media membutuhkan content creator. Content creator sangat dibutuhkan oleh pemilik usaha untuk mendukung dalam mempromosikan produk usahanya, salah satunya adalah Sanggar Kreativitas Bombi (“Sanggar”).  Content creator adalah seorang pembuat materi di media sosial yang memberikan informasi yang dapat menginspirasi, menghibur, dan memberikan informasi kepada masyarakat. Peranan konten creator semakin meningkat pada masa pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan oleh perusahaan, karena mampu meningkatkan brand awareness terhadap produk atau perusahaan tersebut, termasuk pada bidang pendidikan. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini untuk mengukur peranan content creator untuk menciptakan brand awareness pada” Sanggar”. Pelaksanaan masih kondisi pandemic Covid-19 walaupun tidak berstatus darurat. Pengambilan data dilakukan secara tatap muka dan daring untuk mendapatkan informasi keadaan “Sanggar”, Untuk mendapatkan masukan harapan orang tua menggunakan kuesioner dengan menggunakan google form dengan pertanyaan fasilitas “sanggar” dan “brand awareness “Sanggar”. Hasil survei menunjukkan 93% puas dengan infrastruktur “Sanggar” dan 76.5% brand awareness terhadap “Sangal” . Berdasarkan observasi dan survey, telah dibuat konten untuk meningkatkan brand awareness sebanyak 44 video dan 4 poster yang isinya cara pembelajaran, kegiatan yang maupun promosi untuk meningkatkan brand awareness “Sanggar”. Implikasi dari kegiatan ini, bahwa content creator suatu pekerjaan yang tidak akhirnya selama perusahaan ingin menciptakan brand awareness baik untuk produk maupun perusahaan itu sendiri. Content creator harus memahami teknologi informasi, creative dan strategi manajemen
PENDAMPINGAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI MELAPORKAN SURAT PEMBERITAHUAN TAHUNAN DENGAN E-FILING Hendro Lukman; Clarra Kezia; Esperansya Desmonda Woe; Irene Kim Lie
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.25481

Abstract

ABSTRACT The tax ratio is needed to predict state revenue. Increasing the tax ratio is highly dependent on the compliance of taxpayers who report their taxes. The factor affecting Reporting is the ease of submitting Annual Tax Returns (SPT). The government through the Directorate General of Taxes (DGT) has reformed the SPT reporting system from paper to digital form by creating an e-filing application. E-filing was introduced several years ago, but until 2023 not all taxpayers can use it properly, especially Individual Taxpayers (WPOP). The huge of WPOP and the limited number of tax personnel, then the DGT has formed a Tax Volunteer (RP) to assist (WPOP in reporting SPT.  The Universitas Tarumanagara Tax Volunter Team (RP) in 2023 assists the West Jakarta Regional Office DGT assisting WPOP at the Tambora and Taman Sari Primary Tax Service Offices (KPP). The  method is carried out face-to-face  to the WPOP using a laptop provided by the KPP which before being assigned is equipped with tax knowledge, the technical use of e-filing, and the code of ethics and communication. Debriefing and good cooperation with the Tax Service Office, RP has completed the task well, as evidenced by the assessment of the WPOP served on Attitude, Knowledge and Communication. Effective RP provides benefits and makes DGT's work easier, for students as a place for technical practical training and soft skill development, as well as for institutions as media for promotion. So, RP activities need to be carried out in the coming years. ABSTRAK Rasio pajak diperlukan untuk memprediksi penerimaan negara. Peningkatan rasio pajak sangat tergantung pada kepatuhan wajib pajak yang melaporkan pajaknya. Faktor yang mempengaruhi pelaporan adalah kemudahan penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah melakukan reformasi sistem pelaporan SPT dari kertas ke bentuk digital dengan membuat aplikasi e-filing. E-filing sudah diperkenalkan beberapa tahun lalu, namun hingga tahun 2023 belum semua wajib pajak dapat menggunakannya dengan baik, khususnya Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP). Besarnya WPOP dan keterbatasan jumlah pegawai pajak, maka DJP telah membentuk Relawan Pajak (RP) untuk membantu (WPOP dalam melaporkan SPT. Tim Relawan Pajak (RP) Universitas Tarumanagara tahun 2023 membantu Kanwil DJP Jakarta Barat mendampingi WPOP di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tambora dan Taman Sari. Metode dilakukan dengan tatap muka WPOP menggunakan laptop yang disediakan KPP yang sebelum ditugaskan dilengkapi dengan pengetahuan perpajakan, teknis penggunaan e -filing, dan kode etik dan komunikasi. Pembekalan dan kerjasama yang baik dengan KPP, RP telah menyelesaikan tugas dengan baik, dibuktikan dengan penilaian WPOP yang bertugas pada Attitude, Knowledge and Communication. Kontribusi kegiatan ini bagi Pekerjaan DJP lebih mudah, bagi mahasiswa sebagai tempat pelatihan praktek teknis dan pengembangan softskill, serta bagi institusi sebagai media promosi, sehingga kegiatan RP perlu dilakukan di tahun-tahun mendatang.
ASISTENSI PELAPORAN SURAT PEMBERITAHUAN TAHUNAN DENGAN E-FILING UNTUK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI BAGI CIVITAS TARUMANAGARA Felix Juan; Hendro Lukman
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.25483

Abstract

Annual Tax Return (SPT) on income tax is one of the obligations that must be carried out by taxpayers (WP) as a consequence of the self-assessment system. This obligation also applies to individual taxpayers (WPOP), both those who have income from a business or from an employer. One of the WPOP who has income from employers is the lecturers and university employees. The activity which was carried out from 13-17 March 2023 was attended by 18 lecturers and members of the Civitas of Tarumanagara. From the evaluation results, WPOP was satisfied with this activity which was assessed by three aspects, namely Attitude, Knowledge and Communication. The benefit of this activity is that WPOP has reported correctly and on time. This activity can reduce the workload of the Directorate General of tax counseling section. Furthermore, for students this activity can increase knowledge and skills in personal tax matters as well as improve soft skills. Finally, for higher education institutions, this activity is a form of Higher Education Tridharma and supports the Independent Learning - Freedom Campus as Humanity Project activities ABSTRAK Pelaporan Surat Pemberitahuan Tahuan (SPT Tahunan) atas pajak penghasilan merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh Wajib Pajak (WP) sebagai konsekuensi dari sistem self assessment. Kewajiban ini juga berlaku bagi Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) baik yang memiliki penghasilan dari usaha maupun dari pemberi kerja. Salah WPOP yang memiliki penghasilan dari pemberi kerja adalah profesi dosen dan karyawan perguruan tinggi. Untuk memfasilitasi dosen dan karyawan Universitas Tarumanagara untuk melaporan SPT Tahunan dengan menggunakan e-filing, telah dilakukan kegiatan Asistensi Pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan di Kampus Universitas Tarumanagara. Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 13-17 Maret 2023 diikuit oleh 18 dosen dan karyawan sivitas Tarumanagara. Dari hasil evalusi, WPOP merasa puas atas kegiatan ini yang dinilai dengan tiga aspek, yaitu Sikap, Pengetahuan dan Komunikasi. Manfaat dari kegiatan ini, bagi WPOP telah melakukan pelaporan dengan benar dan tepat waktu. Kegiatan ini dapat meringankan beban kerja bagian penyuluhan Direktorat Jendral pajak, Lebih lanjut, bagi mahasiswa kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam hal pajak orang pribadi serta meningkatkan soft skill. Terakhir bagi perguruan tinggi, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi dan mendukung kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka sebagai kegiatan Proyek Kemanusiaan