This Author published in this journals
All Journal Nuansa Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REFLEKSI KEHIDUPAN MASYARAKAT MINANGKABAU PADA TAHUN 1920-AN DALAM NOVEL SALAH ASUHAN (1928) KARYA ABDOEL MOEIS: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA IAN WATT Juhan Suraya
Nuansa Indonesia Vol 24, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v24i2.71396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merefleksikan kehidupan masyarakat Minangkabau tahun 1920-an yang terdapat dalam novel Salah Asuhan (1928) karya Abdoel Moeis. Penelitian ini menggunakan teori Sosiologi Sastra Ian Watt sastra sebagai cermin masyarakat. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui isi teks dalam novel dan biografi pengarang. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel Salah Asuhan (1928) karya Abdoel Moeis. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi (1) bagaimana latar sosiologis Abdoel Moeis?, (2) bagaimana situasi sosial saat Salah Asuhan (1928) karya Abdoel Moeis terbit?, (3) bagaimana isu tematik dalam Salah Asuhan (1928) karya Abdoel Moeis?, (4) bagaimana cermin masyarakat pada Salah Asuhan (1928) karya Abdoel Moeis? Hasil dari penelitian ini adalah Abdoel Moeis merupakan perwakilan masyarakat terdidik atau Indonesia modern. Abdoel Moeis mengkritik adanya Politik Asosiasi yang ingin diterapkan Belanda. Abdoel Moeis merasa budaya Barat dan Timur tidak bisa disatukan dan Indonesia wajib menggunakan budaya Timur karena telah menjadi identitas sejak lama. Kecocokan antara latar sosiologis pengarang, kondisi sosial saat karya terbit, dan isu tematik dalam karya menunjukkan bahwa novel Salah Asuhan (1928) karya Abdoel Moeis merupakan refleksi kehidupan masyarakat Minangkabau pada tahun 1920-an.Kata kunci: Abdoel Moeis, Minangkabau, Politik Asosiasi, cermin masyarakat