Rosita Sofyaningrum
Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pandangan Dunia Pengarang pada Cerpen Robohnya Surau Kami Karya A.A. Navis Muchlas Abror; Ibnu Sholah; Akhmad Tochir; Vivi Priharyani; Rosita Sofyaningrum
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i3.1630

Abstract

This study aims to analyze the author's worldview in the short story The Collapse of Our Surau by A.A. Navis. The theory used is Lucian Goldmann's genetic structuralism. Meanwhile, the data source for this study is the short story The Collapse of Our Surau by A.A. Navis. This study uses data collection methods by reading and noting techniques. While data analysis in this study used a descriptive analysis method, namely describing human facts, the author's dialectic in the work to find the author's world view. The results of the study show that the world view of A. A Navis is religiosity, humanism, and nationalism
Membangun Kesadaran Green Economy melalui Pulau Plastik dengan Kecerdasan Ekokritik Sastra Rosita Sofyaningrum; Bagiya Bagiya; Karina Sistiyaningrum
Aksara Vol 36, No 1 (2024): AKSARA, EDISI JUNI 2024
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v36i1.4136.29--50

Abstract

This research highlights the importance of supporting and disseminating the concept of green economy as a critical step towards the sustainability of human life on this planet. The main focus of this study is to analyze the usage of plastic and the damage caused by plastic waste, as illustrated in the documentary film "Plastic Island". In this context, the research explains the concept of green economy and its relevance in reducing plastic usage. This research adopts a qualitative approach with eco-critical literary text analysis. Data were obtained through literature review and content analysis of the film "Plastic Island". Subsequently, the data were transcribed and analyzed in detail to identify scenes related to plastic usage and its negative impacts. The results of the research show that the documentary film "Plastic Island" clearly illustrates the environmental damage caused by plastic waste, including damage to agricultural land, threats to human health, and air pollution. Furthermore, the film also depicts the concept of green economy policies applied to reduce plastic usage. Thus, this research emphasizes the importance of the sustainability of human life and the environment for future generations, and highlights the significant role of the green economy concept in addressing the challenge of plastic usage. Emphasizing cross-sector cooperation and community participation in implementing green economy policies is key to achieving positive environmental change. AbstrakPenelitian ini menyoroti pentingnya mendukung dan menyebarkan konsep green economy sebagai langkah kritis menuju keberlanjutan kehidupan manusia di planet ini. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis penggunaan plastik dan kerusakan yang ditimbulkan oleh sampah plastik yang diilustrasikan dalam film dokumenter “Pulau Plastik”. Dalam konteks tersebut, penelitian ini menjelaskan konsep green economy dan relevansinya dalam mengurangi penggunaan plastik. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan analisis teks ekokritik sastra. Data diperoleh melalui studi literatur dan analisis konten film "“Pulau Plastik”". Selanjutnya, data ditranskripsikan dan dianalisis secara detail untuk mengidentifikasi adegan yang berkaitan dengan penggunaan plastik dan dampak negatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film dokumenter “Pulau Plastik” mengilustrasikan secara jelas kerusakan alam yang disebabkan oleh sampah plastik, termasuk kerusakan lahan pertanian, ancaman kesehatan manusia, dan pencemaran udara. Selain itu, film ini juga menggambarkan konsep kebijakan green economy yang diterapkan untuk mengurangi penggunaan plastik. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya keberlanjutan kehidupan manusia dan alam untuk generasi mendatang, serta menyoroti peran penting konsep green economy dalam menghadapi tantangan penggunaan plastik. Penekanan pada kerja sama lintas sektor dan partisipasi masyarakat dalam menerapkan kebijakan green economy menjadi kunci dalam mencapai perubahan positif dalam lingkungan hidup.
DINAMIKA GAYA BAHASA SINDIRAN DALAm MEDIA SOSIAL TIKTOK DOKSUN Siti Nurohana; Rosita Sofyaningrum
Asas: Jurnal Sastra Vol. 15 No. 1 (2026): Asas:Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa sindiran dalam konten TikTok Doksun serta menjelaskan makna dan manfaatnya bagi penonton. Topik ini penting dikaji karena media sosial, khususnya TikTok, menjadi ruang komunikasi digital yang sarat dengan kritik sosial yang dikemas melalui humor dan parodi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan stilistika dan pragmatik. Data berupa tuturan dalam sepuluh video TikTok periode November hingga Desember 2024 yang mengandung unsur sindiran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan mengklasifikasikan bentuk sindiran berdasarkan teori Keraf dan didukung kajian stilistika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa sindiran yang digunakan meliputi ironi, sinisme, dan sarkasme, dengan dominasi ironi yang ditandai oleh hiperbola dan absurditas. Sindiran dalam konten tersebut membangun makna kritik sosial yang implisit, meningkatkan literasi kritis, serta memberikan hiburan reflektif bagi penonton. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya bahasa sindiran dalam media digital tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi humor, tetapi juga sebagai strategi komunikasi yang efektif dalam membangun kesadaran sosial.