Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IDEOLOGI PEMBANGUNAN ORDE BARU DALAM SASTRA ANAK BALAI PUSTAKA TAHUN 80-AN Partiningsih, Partiningsih
ATAVISME Vol 19, No 1 (2016): ATAVISME, EDISI JUNI 2016
Publisher : Balai Bahasa Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.014 KB) | DOI: 10.24257/atavisme.v19i1.120.29-44

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi munculnya karya sastra anak terbitan Balai Pustaka tahun 1980-an yang berisi gagasan pembangunan Orde Baru. Di era ini juga muncul berbagai sastra lain baik yang mendukung dan yang berbeda dengan estetika sastra Orde Baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui topik atau isi karya sastra anak Balai Pustaka dan mengungkap strategi kuasa Orde Baru dalam menghegemoni dunia kesastraan. Teori yang digunakan adalah teori hegemoni Gramsci. Objek material yang digunakan adalah karya sastra anak Balai Pustaka tahun 80-an. Objek formalnya adalah ideologi Orde Baru dalam sastra anak Indonesia era 80-an. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karya sastra anak Balai Pustaka menjadi alat untuk mendoktrin kekuasaan Orde Baru dalam pikiran anak-anak melalui gagasan dan konsep pembangunan Indonesia. Selain itu, Orde Baru membuat konsep estetika sastra untuk mencegah berkembangnya estetika yang lain, seperti realisme sosialis ataupun Islam. Selanjutnya, kuasa Orde Baru menjalankan doktrin ideologinya dengan cara menguasai bacaan anak di Indonesia. Kata-Kata Kunci: sastra anak Balai Pustaka, hegemoni, kuasa Abstract: The background of this research is that children literatures Balai Pustaka in the 80s contains the development idea of New Order. In this era, there appeared other children literatures which either supported or opposed the New Order aesthetic concepts of literature. The phenomenon shows the conflict and hegemonic strategy in aesthetic children literature, especially by Balai Pustaka. The problem is the topic of children literatures Balai Pustaka in the 80s and the strategy of New Order to dominate and control the literature aesthetic to legitimate their power. The research uses Gramscian hegemony concepts. The object of this research is the children literatures published Balai Pustaka in the 80s and the hegemonic strategy by New Order in children literatures. The result of this research is that the children literatures Balai Pustaka in the 80s had become an instrument of New Order indoctrination. The discourse of the development of Indonesia was used to legitimate the New Order power. The New Order banned the other aesthetic concepts, like social realism or ?Islamic literature aesthetic?. The power of New Order implemented their ideology indoctrination by dominating and controlling the Indonesian children literature. Key Words: hegemony, power, Balai Pustaka children literatures
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA, KECERDASAN EMOSIONAL, DAN TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL PADA SISWA MIN 4 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2018/ 2019 Partiningsih, Partiningsih
EL-HAYAH : JURNAL STUDI ISLAM Vol 9, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1903/elha.v9i1.4742

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hubungan pola asuh terhadap perilaku prososial, 2) hubungan kecerdasan emosional terhadap perilaku prososial, 3) hubungan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial, 4) pengaruh pola asuh dan kecerdasan emosional terhadap perilaku prososial, 5) pengaruh pola asuh dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial, 6) pengaruh kecerdasan emosional dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial, 7) pengaruh pola asuh, kecerdasan emosional, dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial.Jenis penelitian kuantitatif korelasional, bertempat di MIN 4 Sukoharjo Tahun 2019. Populasi sebanyak 98 siswa. Sampel sejumlah 79 siswa, dengan teknik proportionate stratified random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data menggunakan analisis korelasi ganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku prososial, 2) ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku prososial, 3) ada korelasi antara tipe kepribadian orang tua dengan perilaku prososial, 4) ada pengaruh pola asuh dan kecerdasan emosiomal terhadap perilaku prososial, 5) ada pengaruh pola asuh dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial. 6) ada pengaruh kecerdasan emosional dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial. 7) ada pengaruh pola asuh, kecerdasan emosiomal dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial. Kata kunci: pola asuh, kecerdasan emosional, tipe kepribadian, perilaku prososial
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA, KECERDASAN EMOSIONAL, DAN TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL PADA SISWA MIN 4 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2018/ 2019 Partiningsih, Partiningsih
El-Hayah Vol. 9 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19305/elha.v9i1.4742

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hubungan pola asuh terhadap perilaku prososial, 2) hubungan kecerdasan emosional terhadap perilaku prososial, 3) hubungan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial, 4) pengaruh pola asuh dan kecerdasan emosional terhadap perilaku prososial, 5) pengaruh pola asuh dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial, 6) pengaruh kecerdasan emosional dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial, 7) pengaruh pola asuh, kecerdasan emosional, dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial.Jenis penelitian kuantitatif korelasional, bertempat di MIN 4 Sukoharjo Tahun 2019. Populasi sebanyak 98 siswa. Sampel sejumlah 79 siswa, dengan teknik proportionate stratified random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data menggunakan analisis korelasi ganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku prososial, 2) ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku prososial, 3) ada korelasi antara tipe kepribadian orang tua dengan perilaku prososial, 4) ada pengaruh pola asuh dan kecerdasan emosiomal terhadap perilaku prososial, 5) ada pengaruh pola asuh dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial. 6) ada pengaruh kecerdasan emosional dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial. 7) ada pengaruh pola asuh, kecerdasan emosiomal dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial. Kata kunci: pola asuh, kecerdasan emosional, tipe kepribadian, perilaku prososial