Khoirul Jazilah
Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Fiqh Dakwah di Era Disrupsi Digital Berbasis Moderasi Beragama Khoirul Jazilah; Shollahudin Nur
Al-Maquro\': Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2021): Al-Maquro\': Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.86 KB)

Abstract

This research is motivated by digging deeper and understand about the use and form of islamic da’wah that can be done through social media. . bearing in mind that praching, asking for good and forgiving evil is one of the strategic function of the human caliphate, with the complexity of the problems of human and the challenges of da’wah whih are increasingly board and complek, wichis marked the era of disruption. Therefore, improving the quality of Muballigh competencies must be carried out continuosly effectively by using social media. Therefore, understanding the fiqih of dakwah in the era of Disruption Is So importent. this study uses a qualitative methode with a phenomological approach. Related to the form of the method of social media da’wah can be described as follows: live broadcasts of lectures or recitations using the live features on social media. uploading da'wah video content conducting discussions or questions and answers on the direct (direct message) feature, uploading charity activities on photo, story and status features and making social media accounts private as a medium for preaching
Studi Komparasi Perilaku Keagamaan, Karakter Kepemimpinan, Antusias Belajar antara Mahasiswa dengan Latar Belakang Madrasah Aliyah dan Sekolah Menengah Atas Khoirul Jazilah
Journal on Education Vol 4 No 4 (2022): Journal on Education: Volume 4 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v4i4.5004

Abstract

The content of the research is to analyze differences in religious behavior, leadership character, enthusiasm for learning between students from Madrasah Aliyah and Senior High School backgrounds. The type of research is quantitative-comparative. The data collection technique uses a questionnaire. The data analysis technique uses Independent Sample T Test Statistics. The research population was second, fourth and sixth semester students with 101 students as respondents. The variables in this research are religious behavior, leadership character, enthusiasm for learning. Research result: (1) there is no significant difference in religious behavior between students from Madrasah Aliyah and High School backgrounds at the Uluwiyah Mojokerto Islamic Institute. This can be seen from the calculated t value < t table (-0.515 < 1.984) with sig 0.608 > α = 0.05, df = 99, F = 1.206 with 0.275, mean difference -0.965, and standard error difference = 1.874. (2) there is no significant difference in leadership character between students from Madrasah Aliyah and High School backgrounds at the Uluwiyah Islamic Institute, Mojokerto. This can be seen from the value of t calculated < t table (-0.923 < 1.984) with sig 0.358 > α = 0.05, df = 99, F = 1.859 with 0.176, mean difference -1.576, and standard error difference = 1.707. 3) there is no significant difference in enthusiasm for learning between students from Madrasah Aliyah and High School backgrounds at the Uluwiyah Mojokerto Islamic Institute. This can be seen from the calculated value of t < t table (-1.341 < 1.984) with sig 0.183 > α = 0.05, df = 99, F = 0.038 with 0.845, mean difference -2.634, and standard error difference = 1.965
UPAYA PEMBERDAYAAN TAMAN BACA ANAK DI PERAMBAH HUTAN BENDO Khoirul Jazilah
AL KAYYIS Vol 3 No 1 (2020): April - September
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mayoritas penduduk Dusun Bendo merupakan warga yang berpendidikan rendah yakni SD maupun SMP. Yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti SMA dan Perguruan Tinggi hanyalah beberapa orang saja dan bisa dihitung jumlahnya. Akan tetapi warga dusun Bendo sudah canggih dalam hal teknologi karena tergerus oleh arus globalisasi yang semakin hari semakin merambah warga Indonesia. Hal tersebut berdampak pada kondisi sosial dan budaya warga masyarakat dusun Bendo, sehingga terpengaruh oleh adanya gadget yang semakin canggih. Dengan demikian anak-anak dusun Bendo kebanyakan lebih senang bermain gadget dari pada membaca buku. Itulah yang menjadi penyebab rendahnya minat baca pada anak. Maka Pemberdayan Taman Baca di Dusun Bendo dengan satu alasan yakni berusaha menyadarkan anak-anak untuk gemar membaca maupun orang tua agar mengawasi anak-anaknya supaya gemar membaca dan meningkatkan kualitas pendidikan yang tinggi bagi warga dusun Bendo.
AGRESIVITAS ANAK DALAM ISLAM Khoirul Jazilah; Wafiq Aristi Afifah; Kurnia Norinda Sari
AL KAYYIS Vol 4 No 1 (2021): April - September
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/a75r1w17

Abstract

Anak adalah titipan Alloh yang mana sebagai orang tua harus menjaga sebaik mungkin. Tetapi akhir akhir ini banyak sekali anomali terkait perilaku Agresivitas anak. Mulai dari kenakalan anak di sekolah yang mengakibatkan peritiwa bulliying dan juga tawuran antar sekolah dan yang lebih parah adalah menyakiti seseorang sehingga mengakibatkan hal yang fatal. Maka perlu sekiranya sebagai orang tua dan juga pendidik untuk memperhatikan dengan serius terkait peristiwa penyimpangan tersebut. Dalam islam pun telah di cantumkan berbagai ayat tentang perilaku Agresivitas yakni Q.S. Al Hujurot ayat 10, QS AL Hujurot ayat 11, Q.S. Qoof ayat 28. dan juga cara mendidik anak yang telah di ajarkan oleh agama yakni memperhatikan syarat-syarat Rohani dan juga Jasmani seorang anak, menggunakan kalimat lembut ketika berbicara dengan anaknya, Orang tua diperbolehkan menegur ataupun melarang anak- anaknya untuk tidak melakukan hal hal yang tidak berguna, Pembiasaan perilaku baik, dan keteladanan.