Imas Masdinarsyah
Universitas 'Aisyiyah Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANFAAT AKUPRESUR DALAM MENCEGAH MENOMETRORHARGIA PADA WANITA USIA REPRODUKSI annisa ridlayanti; Imas Masdinarsyah; Anita Yuliani
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.104 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v6i1.222

Abstract

Akupresur merupakan terapi nonfarmakologi yang memiliki manfaat untuk mengurangirasa nyeri dan perdarahan banyak saat menstruasi. Menometrorhargia merupakankelainan siklus perdarahan dari dalam rahim yang abnormal dan tidak teratur. DiIndonesia, prevalensi kasus menometrorhargia terjadi sekitar 27%. Menometrorhargiadapat terjadi pada 20% wanita mulai usia remaja hingga 40% pre-menopause. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efek dari terapi akupresur dalam mencegahmenometrorhargia pada wanita usia reproduksi. Penelitian ini merupakan penelitianeksperimental semu dengan non-equivalent pretest-postest control group design. Sebanyak15 orang terkumpul sesuai kriteria inklusi. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 7kontrol dan 8 treatment. Akupresur diberikan pada kelompok treatment saat mentruasi.Efektivitas terapi dilakukan sebelum dan setelah tindakan dengan memberikan kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan dari 8 sampel yang diberikan akupresur efektif menurunkanintensitas nyeri dan perdarahan karena menometrorhargia dibandingkan dengan kelompokkontrol yang hanya 7 sampel akibat menometrorhargia. Hasil signifikansi 95%, denganp-value 0.02 < 0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi akupresur efektif dalammenurunkan nyeri dan perdarahaan akibat menometrorhargia pada wanita usia reproduksidi lingkungan Universitas ‘Aisyiyah Bandung. Terapi akupresur dapat dijadikan salahsatu alternatif dalam mencegah menometrorhargia.
EFEKTIVITAS KONSELING BERBASIS MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT Mulyanti Mulyanti; Imas Masdinarsyah
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.023 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v6i1.234

Abstract

Berdasarkan hasil analisis Alat Ungkap Masalah (AUM) saat studi pendahuluan, aspekmasalah tertinggi ada di bidang kesehatan dan pekerjaan sejumlah 50% dan kecemasandi masa pandemi. Keberhasilan promosi kesehatan penanggulangan COVID-19 saatini memerlukan peningkatan kepedulian antar keluarga/tetangga dalam menerapkanPHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) agar tercipta lingkungan bebas COVID-19.Masyarakat memerlukan konseling akan masalahnya. Namun, sebagian besarmenyatakan lebih memilih cukup bercerita tentang permasalahannya baik ke media sosialmaupun teman dekat. Pelaksanaan konseling telah mengalami perubahan berarti yangdipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi, konseling secara konvensionaltelah berubah dan merambah dunia maya serta media sosial untuk memudahkan proseskonseling PHBS yang merupakan masalah global masyarakat dunia. Penelitian ini untukmengetahui efektivitas konseling berbasis media sosial terhadap PHBS masyarakatserta meningkatkan perilaku pro-PHBS pada masyarakat. Metode penelitian kuantitatifmenggunakan pendekatan analitik dengan rancangan penelitian quasy experiment desainpre-test post-test satu kelompok. Sampel diambil dengan memberikan jatah atau quorumtertentu terhadap kelompok/sampling kuota dengan rumus Slovin didapatkan sejumlah40 orang tanpa kelompok kontrol. Pada kelompok eksperimen dilihat pre-test sebelumperlakuan dan post-test setelah adanya perlakuan. Uji Wilcoxon menunjukkan p-value0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada efektivitas yang berpengaruh dari konselingmelalui media sosial WhatsApp terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan PHBS yangmeningkat pada masyarakat. Peneliti berikutnya dapat menambahkan variabel perilakuserta kelompok pembanding.