Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM PENCUCI TANGAN PORTABLE RAMAH LINGKUNGAN Lathifah Safiinatun Najaah; Mochamad Raihan Dzaky
Inisiasi Volume 11, Edisi 1, Juni 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.8 KB) | DOI: 10.59344/inisiasi.v11i1.44

Abstract

Tujuan dari pembuatan "Sistem Pencuci Tangan Portable Ramah Lingkungan", yaitu untuk memudahkan masyarakat mencuci serta mengeringkan tangan di era pandemi dan epidemi ini. "Sistem Pencuci Tangan Portable Ramah Lingkungan" terdiri dari sistem pencuci tangan dan pengering otomatis. "Sistem Pencuci Tangan Portable Ramah Lingkungan" ini dilakukan di SMA Negeri 1 Wonogiri pada November 2021. Keunggulan dari produk ini, yaitu bahan baku yang ramah lingkungan dan hemat energi. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan produk ini, yaitu bambu dan sumber energi yang diterapkan adalah hybrid dengan menggunakan baterai dan panel surya. Bahan pendukung yang digunakan antara lain, yaitu LED, remote control, sekrup, mur, baut, transistor, kapasitor, resistor, kabel, sensor gerak dan halangan, serta kabel penghubung. Sedangkan alat yang diperlukan, yaitu timah, gunting, tang potong, pinset, obeng, double tip, solasi, solder, penyedot timah, lem tembak, dan multimeter digital.
PEMBUATAN “POCI LIMPU” SEBAGAI ALTERNATIF PEMANFAATAN LIMBAH Musfiq Amrulloh; Lathifah Safiinatun Najaah
Inisiasi Volume 11, Edisi 1, Juni 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.051 KB) | DOI: 10.59344/inisiasi.v11i1.46

Abstract

Tujuan dari inovasi produk "Poci Limpu", yaitu untuk membuat produk "Poci Limpu" yang memanfaatkan panas buangan dari lilin untuk menyalakan LED sehingga penggunaan lilin menjadi optimal. Pembuatan "Poci Limpu" berlangsung di Dusun Tandon, RT 001/002, Pare, Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah 57652 pada bulan November 2021. Bahan baku dan pendukung yang digunakan dalam proses pembuatan "Poci Limpu", yaitu poci gerabah kecil, lilin, LED, thermoelectric, epoxy, modul converter DC to DC 5V, kabel, timah, air radiator (coolant), botol plastik serta plastik bekas. Langkah pembuatan “Poci Limpu”, yaitu pertama-tama mendesain lubang pada kedua sisi poci gerabah, kemudian melubanginya; kedua memasang thermoelectric dan modul converter DC to DC 5V pada tutup poci gerabah; ketiga mengoles tutup poci yang telah dipasang thermoelectric dan modul converter DC to DC 5V dengan epoxy sehingga tidak ada bagian yang terbuka (berlubang); keempat mengisi tutup poci yang telah dipasang thermoelectric dan modul converter DC to DC 5V serta telah diolesi epoxy dengan air radiator (coolant); kelima memasang LED pada poci gerabah; dan terakhir memasukkan lilin ke dalam poci gerabah yang telah dilubangi. Berdasarkan inovasi yang telah dibuat menghasilkan produk poci limpu yang dapat dijadikan sebagai salah satu tawaran solusi untuk menangani masalah yang masih sering terjadi di beberapa wilayah di Indonesia ketika memasuki musim penghujan, yaitu pemadaman listrik. Keunggulan dari inovasi produk "Poci Limpu", yaitu terjangkau, ramah lingkungan, portable, mampu mengoptimalkan penggunaan lilin, dan hemat energi. Beberapa manfaat inovasi produk "Poci Limpu" selain sebagai solusi masalah pencahayaan ketika pemadaman listrik, yaitu mampu mengoptimalkan penggunaan lilin sebagai sumber cahaya dengan memanfaatkan potensi panas buangan, dan menyediakan sumber energi listrik tambahan dalam mewujudkan tujuan ketujuh dari SDG’s 2030.
ASESMEN DIAGNOSTIK KETERAMPILAN 4CS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS AWAL: STUDI ANALISIS KEBUTUHAN [DIAGNOSTIC ASSESSMENT OF 4CS SKILLS IN EARLY GRADE MATHEMATICS LEARNING: A NEEDS ANALYSIS STUDY] Lathifah Safiinatun Najaah; Febrisha Arya Amelia; Putri Miftakhul Rahmani
JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education Vol. 10 No. 1 (2026): JUNE
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/johme.v10i1.11138

Abstract

21st century learning requires students to possess 4Cs skills (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, and Communication) as essential competencies to face technological developments and the challenges of the Society 5.0 era. However, among students in the early grades of elementary school, these skills have not been optimally identified, making diagnostic assessment necessary to determine students’ learning needs from an early stage. This study aimed to analyze the needs of 4Cs skills among first-grade students at SDN Polokarto 01 based on diagnostic assessment. This study employed a qualitative descriptive method supported by quantitative data. The subjects of this study were 14 first-grade students of SDN Polokarto 01 in the 2024/2025 academic year. The data of this study were obtained from the results of diagnostic assessments of 4Cs skills (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, and Communication) in Mathematics learning on the topic of numbers 11–20. The diagnostic assessment used written tests, oral tests, and self-assessment techniques. The data were analyzed based on the Miles and Huberman model, namely data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that the students’ 4Cs skills in the aspect of critical thinking were in the sufficient category, creativity was in the low category, collaboration was in the sufficient category, and communication was in the very good category. These findings indicate that the 4Cs skills of early-grade students are still varied; therefore, diagnostic assessment is important to be used as a basis for designing learning that is appropriate to students’ needs and characteristics. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Pembelajaran abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki keterampilan 4Cs (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, and Communication) sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan era society 5.0. Namun, pada peserta didik kelas awal sekolah dasar, keterampilan tersebut belum dapat terpetakan secara optimal, sehingga diperlukan asesmen diagnostik untuk mengetahui kebutuhan belajar peserta didik sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan keterampilan 4Cs pada peserta didik kelas 1 SDN Polokarto 01 berdasarkan asesmen diagnostik. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dan didukung oleh data kuantitatif. Subyek penelitian ini, yaitu 14 peserta didik kelas 1 SDN Polokarto 01 tahun ajaran 2024/2025. Data dari penelitian ini adalah hasil asesmen diagnostik 4Cs skills (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, and Communication) pada mata pelajaran Matematika materi bilangan 11-20. Asesmen diagnostik ini menggunakan teknik tes tertulis, tes lisan, dan penilaian diri. Data dianalisis berdasarkan model Miles and Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan keterampilan 4Cs peserta didik kelas 1 pada aspek critical thinking berada pada kategori cukup, aspek creativity berada pada kategori kurang, aspek collaboration berada pada kategori cukup, serta aspek communication berada pada kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa keterampilan 4Cs peserta didik kelas awal masih bervariasi sehingga asesmen diagnostik penting digunakan sebagai dasar perancangan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik.