Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Nilai-nilai Islam Dalam Kegiatan Pramuka di Madrasah Ibtidaiyah Se-Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru Ali Muddin Jailani
Milenial: Journal for Teachers and Learning Vol. 3 No. 2 (2023): Milenial
Publisher : Lembaga Anotero Scientific Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55748/mjtl.v3i2.157

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Implementasi Pembina Penggalang Putra, Putri dan Guru Dalam Pembelajaran Nilai-nilai Islam Dalam Kegiatan Pramuka Di Madrasah Ibtidaiyah Se-Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru, Penelitian ini menggunakan pendekatan kwalitatif deskriftif, sedangkan jenis penelitiannya adalah jenis penelitian study kasus dengan menggunakan instrument penelitian yaitu peneliti sendiri dan menggunakan teknik penggalian data penelitian observasi, wawancara, dan dokumentasi. model analisis data yang digunakan adalah model interaktif David R. Krathwohl dalam “Affective Domain”, sebagaimana yang dikutip oleh Chabib Thoha, yaitu terdiri dari empat tahap. pertama menyimak, kedua responding ketiga organization dan characterization. Analisis data dilakukan terus menerus sampai pada akhir penelitian. subjek penelitian pembina pramuka penggalang putra, pembina pramuka penggalang putri dan beberapa guru MI Se-Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. adalah responden dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. variabel bebas penelitian ini adalah implementasi pembelajaran nilai-nilai Islam dalam kegiatan pramuka. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran nilai-nilai Islam dalam pramuka cukup mampu menerapkan nilai-nilai Islam kepada siswa, implementasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran pramuka sangat efektif dan bermanfaat bagi seluruh komponen-komponen sekolah dalam mengembangkan lebih banyak program untuk membentuk karakter siswa dengan meningkatkan kembali sistim pendataan yang terkait dengan nilai-nilai Islam. untuk membiasakan diri siswa dikehidupan sehari-hari dalam keislaman seperti membiasakan sholat fardhu 5 waktu berjamaah dan baca doa sebelum kegiatan maupun sesudah kegiatan pramuka tahun pembelajaran 2022-2023
PERANAN GURU FIQIH DALAM MENUNTUN SISWA PADA PRAKTIK SHOLAT DI MADRASAH IBTIDAIYAH Ali Muddin Jailani
KOLABORATIF: Jurnal Isu Sosial dan Tinjauan Kebijakan Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/kolaboratif.v2i1.27

Abstract

This study examines the role of Fiqh teachers in guiding students in prayer practice at Madrasah Ibtidaiyah. As a mandatory worship for every Muslim, prayer needs to be taught from an early age so that it becomes part of daily habits. Fiqh teachers have the main responsibility in conveying theoretical understanding and guiding students in prayer practice. This study uses a qualitative method with a descriptive approach, where data is obtained through observation, interviews, and documentation. The results showed that 85% of Fiqh teachers have conveyed the theory of prayer well, while 70% of teachers are actively guiding students in hands-on practice. Evaluation of the implementation of prayer is carried out by 75% of teachers, but only 60% of students are able to carry out prayer movements correctly without errors. Some of the obstacles faced in prayer learning include lack of student attention (40%), limited learning time (65%), and lack of supporting facilities (55%). To overcome these obstacles, teachers apply various strategies such as demonstration methods, congregational prayer habits, and the use of interactive learning media. With the right strategy, the effectiveness of prayer learning can increase and have a positive influence on the spiritual development and character of students