Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Evaluasi Penggunaan Aplikasi Smartphone Sebagai Media Manajemen Mandiri Untuk Mencegah Kekambuhan Pada Pasien Asma: Systematic Review: The Evaluation of Smartphone Applications Utilization as Self-Management Media to Prevent Recurrent in Asthma Patients: Systematic Review Siti Naimah; Siti Elya Bariroh
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Yayasan Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v2i1.27

Abstract

Latar Belakang: Asma merupakan penyakit pernapasan persisten yang berdampak pada lebih dari jutaan orang dari semua generasi di seluruh dunia. Jumlah penderita asma diperkirakan akan meningkat 100 juta lebih pada tahun 2025. Manajemen diri diperlukan untuk meninjau dan memantau pola asma dalam mengelola eksaserbasi asma. Asma dapat dikontrol dengan baik melalui intervensi yang tepat dan manajemen diri pada penderita asma untuk mencegah kekambuhan asma. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi smartphone sebagai manajemen diri terhadap kambuhan pada pasien asma. Metode: Kajian ini menggunakan systematic review dari berbagai sumber. Terdapat 1623 artikel yang diperoleh dari PubMed, Science Direct, dan sumber data lainnya dengan menggunakan kata kunci “Asthma” yang dikombinasikan dengan “Self Management” dan “Mobile Application”. Lima artikel dinilai  memenuhi kriteria kelayakan dan ditinjau dalam penelitian ini. Hasil: Kajian literatur ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa poin yang menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi smartphone dapat meningkatkan kepatuhan pengobatan, meningkatkan skor Asthma Control Test, mencegah kekambuhan, dan meningkatkan kualitas hidup. Kesimpulan: Aplikasi smartphone yang efektif digunakan untuk manajemen diri adalah AsthmaTuner, myAirCoach, MyTEP, mHP, dan Pneumocontrol. Hasil penggunaan aplikasi dinilai efektif dalam meningkatkan skor Asthma Control Test pada penderita asma.
BURDEN OF FAMILY CAREGIVER IN CARING FOR STROKE PATIENTS: A MIXED METHOD RESEARCH Siti Na'imah; Christantie Effendy; Supriyati Supriyati
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 10 No 1 (2023): JANUARY 2023
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v10i01.721

Abstract

Background: Stroke is the fifth leading cause of death in the world, stroke does not only have a negative impact on patients but also has an impact on family caregivers. This study aims to describe the burden experienced by family caregivers in caring for stroke patients. Methods: This research uses a mixed method with sequential explanatory approach. The research was conducted from August to October 2019 involved 106 family caregivers using a purposive sampling technique. Burden experienced was measured with the Zarit Burden Interview (ZBI) questionnaire. Quantitative data analysis was performed by SPSS and qualitative data analysis with Opencode. Results: Burden experienced was at a mild level, there was a significant relationship to education variables (p = 0.007, r = -0.297), family relationships (p = 0.001, r = 0.001), number of caregivers (p = 0.001, r = 0.364), and the patient's duration of stroke (p = 0.006, r = -0.322). There are three themes in this study, that is difficulties in caring, motivation for caring and sources of support. Conclusion: Although quantitatively the family caregiver experiences a mild burden, qualitatively the family caregiver reports complaints in caring for almost all aspects, so treatment is needed to resolve this burden.
Pengaruh Durasi Kangaroo Mother Care Terhadap Neonatus Outcome Pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Siti Na'imah; Dwi Agustiana Sari; Chrisna Wijaya
Jurnal Indonesia Sehat Vol. 3 No. 2 (2024): JURINSE, Agustus 2024
Publisher : SAMODRA ILMU: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Low birth weight is defined as a baby’s birth weight of less than 2500 grams. One method that is able to meet the needs of  Low birth weight  babies with the kangaroo mother care (KMC) method, which is a method that is made direct contact between the baby's skin and the mother's skin (skin to skin contact) and puts the baby in the area.KMC has benefits for increasing vital signs and weight of Low birth weight of infant. Objective:  To determine the effect of kangaroo mother care treatment on the vital signs and weight of Low birth weight of infant. Method: The type of research design is pre-experimental. The population is Low birth weight of infant. The sample amounted to 30 respondents, with purposive sampling. The research instrument used an observation was carried out for 4 consecutive days. Univariate and bivariate data analysis techniques for non-parametric tests are the Friedman test. Results: There is an increase in body temperature by 0. 41 C with p = 0.001, heart rate frequency increased the highest average value on day 4 measurement was 23.77x / minute with p-value 0.00, infant breathing increased every day with a p-value of 0.01, a significant increase in saturation value was highest on day 4 measurement with a difference of 1.60 value and it was found that p-value 0.01, significant weight increase on day 4 measurement with p-value. Conclusion:  This study proves that there is an influence of the duration of Kangaroo Mother Care towards neonatal outcomes in low birth weight (LBW) babies.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Sistem Edukasi dan Pemulihan Terpadu Untuk Stroke (SIPETRUK) Terhadap Fungsi Kognitif dan Kualitas Hidup Pasien Stroke: The Effect of Using the Integrated Stroke Education and Recovery System (SIPETRUK) Application on the Cognitive Function and Quality of Life of Stroke Patients Naimah, Siti; Santoso, Teguh
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 4 No. 3 (2025): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Yayasan Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v4i3.198

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan terbanyak kedua di dunia Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah penderita stroke terbesar di Asia. Pasien paska serangan stroke mayoritas mengalami gangguan kognitif yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien sehingga membutuhkan edukasi yang tepat sebagai manajemen diri.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas aplikasi SIPETRUK terhadap fungsi kognitif dan kualitas pasien paska stroke. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuasi ekperimen dengan melibatkan 23 sampel pada kelompok intervensi dan 23 pada kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Post Stroke Cognitive Impairment untuk menilai fungsi kognitif dan WHOQOL-BREF Short Form-36 untuk menilai kualitas hidup responden. Penelitian dilakukan pada bulan Juli – September 2025. Data dianalisis dengan uji-T berpasangan. Hasil: Terdapat peningkatan pada fungsi kognitif menunjukkan  nilai yang signifikan pada kelompok intervensi yaitu 0,032 (P<0.05), sedangkan pada uji pada kualitas hidup menunjukkan nilai 0.043 (p<0.05) yang artinya pasien mengalami peningkatan kualitas hidup pada  kelompok yang mendapatkan intervensi. Kesimpulan: Edukasi dengan menggunakan aplikasi SIPETRUK dinilai efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif dan kualitas hidup pada pasien paska stroke.
PENGARUH TERAPI AKUPUNTUR TERHADAP PENURUNAN HEMIPLEGIA SHOULDER PAIN PADA PASIEN STROKE: TINJAUAN LITERATUR Santalia Banne Tondok; Sitti Ramdasari Aksan; Eza Kemal Firdaus; Siti Na’imah
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 4 No. 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v4i2.255

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang menyerang sistem saraf pusat yang dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian. Pada kasus stroke penderita biasanya mengalami nyeri bahu. Teknik akupuntur merupakan salah satu cara yang dapat mengatasi gejala tersebut. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk menemukan bukti pengaruh terapi acupuncture terhadap penurunan shoulder pain hemiplegia pada pasien stroke. Metode yang diterapkan dengan melakukan pencarian literatur publikasi artikel maksimal database yang diperoleh adalah 10 tahun terakhir: Science direct, Cochrane Library dan Pubmed dengan kata kunci stroke AND shoulder pain OR hemiplegia AND acupuncture. Artikel yang dipilih adalah artikel yang asli yang merupakan hasil review yang sesuai dengan kriteria inklusi: teks artikel utuh dan bahasa Inggris. Kriteria eksklusi: rumusan masalah tidak sesuai (PICOT). Review yang dilakukan peneliti adalah melakukan pengecekan duplikasi artikel, judul, dan membaca keseluruhan isi artikel. Setelah itu, melakukan ekstraksi data dari artikel yang telah dipilih. Peneliti menyesuaikan dengan panduan PRISMA flowchart. Diperoleh 4 artikel yang memenuhi kriteria. Akupuntur merupakan terapi komplementer yang efektif dan minim efek samping dalam menurunkan hemiplegia shoulder pain (HSP) pada pasien stroke yang dilakukan dengan menusukkan jarum kecil pada titik meridian kepala, lengan dan bahu.  Stroke is a disease that attacks the central nervous system that can cause paralysis and even death. In this case, the patient usually experiences shoulder pain. Acupuncture technique is one way that can overcome these symptoms. The purpose of this literature study was to find evidence on the effect of acupuncture therapy on reducing shoulder pain hemiplegic in stroke patients. The method applied by searching the literature for publication of articles, the maximum database obtained is the last 10 years: Science Direct, Cochrane Library and Pubmed with the keywords: stroke AND shoulder pain OR hemiplegia AND acupuncture. The selected article is the original article which is the result of a review that meets the inclusion criteria: full article text and English. Exclusion criteria: Incorrect problem formulation (PICOT). The review carried out by the researcher is by checking the duplication of articles, titles, and reading the entire contents of the article. After that, perform data extraction from the selected articles. Researchers adjusted to the PRISMA flowchart guide. Obtained 4 articles that meet the criteria. Acupuncture is a complementary therapy that is effective and has minimal side effects in reducing hemiplegia shoulder pain (HSP) in stroke patients by inserting small needles at the meridian points of the head, arms, and shoulders. 
Efektivitas Discharge Planning dengan Media Audio Visual terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Kesiapan Keluarga Merawat Pasien Paska Stroke Siti Naimah; Teguh Santoso
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.890

Abstract

Edukasi melalui discharge planning menjadi komponen penting dalam memastikan keberhasilan perawatan pasien stroke di rumah. Media audio-visual dinilai mampu meningkatkan pemahaman keluarga karena menyajikan informasi secara lebih jelas dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh discharge planning berbasis media audio-visual terhadap peningkatan pengetahuan dan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke. Metode pada penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pre post test with control group. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan consecutive sampling dan 46 responden dibagi menjadi kelompok intervensi (n = 23) dan kontrol (n = 23). Pengukuran pengetahuan dan kesiapan keluarga dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Mann–Whitney. Hasil penelitian ini yaitu pada kelompok intervensi, nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 16,35 ± 1,721 menjadi 19,87 ± 0,344, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 15,61 ± 1,076 menjadi 16,56 ± 1,674. Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok pada nilai post-test (p = 0,003). Untuk variabel kesiapan, kelompok intervensi meningkat dari 24,73 ± 0,688 menjadi 43,22 ± 2,295, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 24,56 ± 0,506 menjadi 27,70 ± 2,584, dengan perbedaan signifikan pada post-test (p = 0,003). Nilai pre-test tidak menunjukkan perbedaan bermakna (p > 0,05). Dapat disimpulkan bahwa discharge planning berbasis media audio-visual efektif meningkatkan pengetahuan dan kesiapan keluarga secara signifikan dibandingkan edukasi konvensional. Intervensi ini dapat direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien stroke di rumah.