Amiruddin Takda
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS DIMENSI LITERASI SAINS PADA BUKU TEKS PELAJARAN IPA TERPADU KELAS VIII DI SMP NEGERI KABUPATEN MUNA BARAT Babeningsi Babeningsi; Amiruddin Takda; Muhammad Zamrun Firihu
Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/biofiskim.v4i2.28186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  kemunculan literasi sains pada dimensi pengetahuan, kompetensi dan konteks dan  menentukan dimensi yang paling banyak muncul pada setiap  buku teks pelajaran IPA Terpadu Kelas VIII di SMP Negeri Kabupaten Muna Barat. Subyek dalam penelitian ini adalah buku teks pelajaran  IPA terpadu kelas VIII terbitan erlangga, terbitan Kemendikbud edisi 2017 dan terbitan Yudhistira. Teknik pengumpulan data menggunakan metode survey dan metode dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah instrumen lembar hasil analisis buku berdasarkan dimensi  literasi sains diadopsi dari PISA 2018. Hasil analisis data menunjukkan bahwa buku A, buku B dan buku C berturut – turut  memiliki jumlah kemunculan literasi sains pada dimensi pengetahuan pada sub indikator faktual, konseptual, prosedural dan epistemik yaitu  13,19%, 69,78%, 17,03% dan 0%. Buku B yaitu 29,41%, 43,53%, 12,35% dan 14,71%. Buku C yaitu 31,92%, 50%, 12,23% dan 5.85%. Buku A, buku B dan buku C berturut-turut  memiliki jumlah kemunculan literasi sains pada dimensi kompetensi pada sub  indikator menjelaskan fenomena ilmiah, mengevaluasi dan mendesain inkuiri penelitian ilmiah dan mendesain inkuiri penelitian ilmiah yaitu  85,37%, 12,2% dan 2,43%. Buku B yaitu 49,56%, 35,4% dan 15,04%. Buku C yaitu 75,68%, 8,1% dan 16,22%. Buku A, buku B dan buku C berturut-turut memiliki jumlah kemunculan literasi sains pada dimensi konteks pada sub indikator lokal, nasional dan global yaitu 100%, 0% dan 0%. Buku B yaitu 41,66%, 29,17% dan 29,17%. Buku C yaitu 72,73%, 18,18% dan 9,09%. Dimensi literasi sains yang paling banyak muncul dalam setiap buku teks yaitu dimensi pengetahuan dengan jumlah proporsi pada buku A sebanyak 66,78%, pada buku B sebanyak 55,4% dan pada buku C sebanyak 79,6%. Hasil perbandingan ketiga buku berdasarkan dimensi literasi sains, buku yang baik digunakan adalah buku B dengan dimensi kompetensi sains yang tinggi.