p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Diah Sastaviana
Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Atma Jaya Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : PESHUM

Persepsi Dukungan Organisasi Sebagai Pembentuk Kesejahteraan Psikologis Dosen dan Tenaga Kependidikan Diah Sastaviana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v2i2.1396

Abstract

Peran dosen dan tenaga kependidikan sangatlah penting untuk kemajuan sebuah perguruan tinggi serta mahasiswa. Untuk itu, dosen dan tenaga kependidikan perlu memiliki kesejahteraan psikologis yang baik agar kinerjanya semakin baik sehingga perguruan tinggi dapat menghasilkan lulusan terbaik dan berguna bagi masyarakat. Salah satu faktor yang mempengaruhi kesejahteraan psikologis adalah perserpsi dukungan organisasi, maka penelitian ini bertujuan untuk menemukan peranan persepsi dukungan organisasi terhadap kesejahteraan psikologis. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional dan menggunakan skala persepsi dukungan organisasi dan skala kesejahteraan psikologis sebagai instrumen penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dan subjek yang diperoleh berjumlah 33. Analisis regresi linear sederhana merupakan teknik analisis yang digunakan sebagai pengujian hipotesis penelitian sehingga diperoleh hasil penenlitian yaitu nilai korelasi R = 0, 374 dengan nilai signifikansi 0,032 (p<0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara persepsi dukungan organisasi dengan kesejahteraan psikologis. Nilai R square sebesar 0,140 yang berarti persepsi dukungan organisasi memberikan kontribusi sebesar 14% terhadap kesejahteraan psikologis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun memiliki hubungan yang signifikan tetapi nilai korelasi antara antar kedua variabel tergolong rendah.