Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS SISTEM PENDINGINAN PANEL POLYCRYSTALINE DAN MONOCRYSTALINE Ajeng Bening Kusumaningtyas; Silo Wardhono; Ricky Eka Ananda
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v22i1.4971

Abstract

Panel surya merupakan salah satu energi terbarukan yang banyak dikembangkan teknologinya saat ini. Salah satunya adalah pengembangan sistem pendinginan untuk panel surya. Suhu panel surya merupakan salah satu parameter yang penting dari PLTS karena suhu panel dapat mempengaruhi tegangan output panel. Panel monocrystalline dapat bekerja meskipun dalam suhu yang tinggi sedangkan panel polycrystalline akan menurun kinerja nya apabila bekerja dalam suhu tinggi, dalam penelitian ini akan dianalisis perbandingan dampak adanya sistem pendinginan terhadap tegangan output dari panel monocrystalline dan panel polycrystalline. Sistem kontrol untuk pendinginan PLTS menggunakan sensor thermocontrol yang terhubung ke pompa bak penampungan air, sehingga ketika sensor mendeteksi suhu yang tinggi maka sensor akan menggerakkan pompa air agar mengalirkan air ke permukaan panel. Dari data hasil penelitian menunjukkan bahwa pada panel polycrystalline tegangan output meningkat ketika suhu panel lebih dingin, pada pukul 12.15 suhu awal panel adalah 35⸰C dengan tegangan output 12.3 volt setelah proses pendinginan suhu panel menjadi 33,6⸰C dengan tegangan output menjadi 12,5 volt. Untuk panel monocrystalline pada pukul 12.15 suhu awal panel adalah 35⸰C dengan tegangan output 12.8 volt setelah proses pendinginan suhu panel menjadi 32,8⸰C dengan tegangan output menjadi 12,9 volt. Kata Kunci: Tegangan Output, Suhu, Monocrystalline,Poly Crystalline