Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan Konsep Pembelajaran PAI berdasarkan Kurikulum KBK, K13 dan MBKM M. Furqon Wahyudi; Rosy Alfiana Dewi
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v4i1.318

Abstract

Perkembangan zaman seolah-olah menuntut dunia pendidikan untuk mengikutinya, perkembangan zaman yang saat ini suda memasuki era serba digital 5.0, pendidikan semakin dituntut untuk lebih kreatif dalam menyikapinya, salah satu usaha yang dilakukan oleh pemerintah adalah mengembangkan kurikulum yang ada di dunia pendidikan, karena kurikulum ini salah satu jembatan besar yang bisa merubah arus dunia pendidikan. Kurikulum KBK yang masih terlihat belum sesuai dengan potensi zaman maka dikembangkan menjadi k13, kurikulum k13 juga dirasa belum maksimal dikembangkan menjadi kurikulum MBKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kepustakaan, dimana data diperoleh dari hasil research dari jurnal, buku dan dokumentasi-dokumentasi yang ditemukan melalui jurnal dan buku. Hasil penelitian kurikulum kbk, k13 dan MBK memiliki perbandingan yang cukup pesat, dilihat dari kompetensi lulusan, pada kurikulum kbk belum sepenuhnya menerapkan pendidikan karakter, sedangkan kurikulum k13 mulai menakankan kepada siswa dalam pembelajaran karakter mulia, sedangkan pada kurikulum MBKM siswa mampu menerapkan pendidikan di lingkungan sekolahan dan masyarakat.
Titik Temu Nilai-Nilai Islam Nusantara Melalui Budaya Di Era Discruption M. Furqon Wahyudi; Ahmad Hanif Fahruddin
Akademika Vol 17, No 1 (2023): Akademika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/adk.v17i1.1410

Abstract

The rapid flow of globalization accompanied by the rapid flow of digitalization provides its own pressure on Indonesian scientists in maintaining the Islamic values of the archipelago in the current era of rapid globalization of digitalization. This rapid flow is marked by the easy way of access to information or knowledge that will be used as a reference for scholars. Research using library research methods. The nature of this research is descriptive-qualitative, which is based on the quality of data that has been described and analyzed systematically and aims to describe and analyze certain phenomena or events that occur around. The sources of this research data are books, journals, and scientific writings related to the Islamic Values of the Archipelago and the Meeting Point of the Archipelago in the Era of Discruption. The results of the first research are that people can convey knowledge with young people to fellow people by utilizing digital and that the Islamic values of the archipelago can bring peace in living life, wherever they are. Both people believe that living in an environment with mutual respect will make them comfortable. Third, the community has a great opportunity through digitalization assistance to convey or socialize, that we can find Islamic values of the archipelago through the culture we believe in.
Manajemen Program Pembiasaan “Lisan Santun” sebagai Strategi Penguatan Hubungan Interpersonal Guru dan Siswa UPT SMP Negeri 1 Tuban Sri Rejeki; M. Furqon Wahyudi; Taufiq Harris
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen Program Pembiasaan LISAN SANTUN sebagai strategi penguatan hubungan interpersonal antara guru dan siswa di UPT SMP Negeri 1 Tuban. Program LISAN SANTUN merupakan program pembiasaan berbasis etika komunikasi yang menekankan tutur kata santun, integritas, saling menghargai, keteladanan, serta komitmen menciptakan harmoni di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, guru mata pelajaran, wali kelas, serta peserta didik. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan menerapkan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Program Pembiasaan LISAN SANTUN dilaksanakan secara terencana, terstruktur, dan berkelanjutan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, yang didukung oleh keteladanan guru serta integrasi nilai-nilai LISAN SANTUN dalam budaya sekolah. Program ini berkontribusi positif dalam memperkuat hubungan interpersonal guru dan siswa, yang ditandai dengan meningkatnya rasa saling percaya, kenyamanan, keterbukaan, serta terciptanya suasana belajar yang positif dan kondusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Pembiasaan LISAN SANTUN merupakan strategi manajerial yang efektif dan dapat dijadikan praktik baik dalam pengelolaan program pembiasaan berbasis karakter di sekolah.