Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Interpretasi Lapisan Akuifer Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Di Kampung Horna Baru Dan Kampung Muturi Distrik Manimeri Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat Karmila Laitupa
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-12 2017
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geolistrik merupakan salah satu metode geofisika yang dimanfaatkan dalam eksplorasi dangkal. Prinsip kerja metode geolistrik adalah mempelajari aliran listrik di dalam bumi dan cara mendeteksinya di permukaan bumi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lapisan pembawa air, letak dan kedalaman serta jenis akuifer air tanah Kampung Horna Baru dan Kampung Muturi Distrik Manimeri Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat dengan metode tahanan jenis (Resistivity). Metode tahanan jenis didasari oleh hukum Ohm, bertujuan mengetahui jenis pelapisan batuan didasarkan pada distribusi nilai resistivitas pada tiap lapisan. Data hasil pengukuran di lapangan berupa beda potensial dan kuat arus dapat digunakan untuk menghitung harga resistivitas semu. Setelah diperoleh harga resistivitas semu kemudian  dimasukkan ke software res2dinv, serta data spasi elektroda dan data datum poin untuk mengetahui nilai resistivitas, RMSE dan kedalaman tiap lapisan dengan model 2D secara vetikal melalui proses inversi. Hasil penelitian geolistrik menunjukkan bahwa akuifer air tanah di Kampung Horna Baru dan Kampung Muturi Distrik Manimeri Kabupaten Teluk Bintuni, memiliki resistivitas yang bervariasi yaitu berkisar dari 0.183 Ohm.meter – 3714 Ohm.meter. Pada lintasan 2, 3, 5 dan 6 di Kampung Horna Baru pada kedalaman 4.3 – 27.1 m. Sedangkan di Kampung Muturi pada lintasan 8 dan 9  dengan kedalaman 13.1 - 27.1 m.Kata kunci : Geolistrik, Schlumberger,  Res2dinv, Akuifer, Air Tanah