Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evolusi Batuan Gunung Api Kompleks G. Ijo, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta Hill Gendhoet Hartono
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-12 2017
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pegunungan Kulonprogo terkenal dengan tiga sisa tubuh gunung api yang berurutan dari tertua sampai termuda yaitu G. Gajah, G. Ijo, dan G. Menoreh. Gunung Ijo terletak di bagian paling selatan, kemudian G. Gajah, dan paling utara adalah G. Menoreh. Kompleks G. Ijo disusun oleh beragam batuan gunung api yang secara genesis berupa intrusi, aliran lava, kubah lava, dan piroklastika. Komposisi batuan gunung api umumnya andesit, namun pemahaman secara spesifik tentang evolusi batuan penyusun kompleks G. Ijo belum dilakukan. Tujuan penelitian petrologi ini adalah untuk mengetahui evolusi batuan gunung api yang menyusun kompleks G. Ijo. Metode pendekatan yang dilakukan adalah pendataan berbagai batuan gunung api di lapangan, pengambilan contoh batuan, pengelompokan berdasarkan standar petrologi dan analisis petrografi. Hasil analisis menunjukkan kompleks G. Ijo disusun oleh batuan basal, andesit basal, andesit piroksin, andesit amfibol, diorit mikro, dan dasit. Komposisi mineral pembentuk batuan gunung api tersebut memperlihatkan perubahan dari magma berkomposisi basal sampai dasit. Perubahan komposisi batuan gunung api ini menunjukkan bahwa evolusi magma G. Ijo telah mengalami diferensiasi lanjut atau telah terjadi campuran magma, dan menghasilkan gunung api bregada. Di sisi lain, penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan untuk penelitian kebencanaan dan pencarian sumber daya alam di wilayah Kulonprogo.Kata kunci: G. Ijo, evolusi, Kulonprogo, purba.