Penelitian berlangsung di PT Manrapi Mining Kontraktor yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara yang berfokus pada kegiatan bongkar, muat dan angkut dengan sistem tambang terbuka dan metode strip mine yang berada di Kecamatan Panca Agung, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Dalam melaksanakan kegiatannya tidak dapat dipungkiri bahwa masih terdapat kendala baik itu kerugian finansial maupun kerugian langsung yang menimpa para pekerja yang disebabkan oleh keadaan tidak aman maupun kondisi tidak aman. Untuk menghindari dan mengurangi risiko yang dapat terjadi maka diperlukan analisis terhadap kejadian yang terjadi di lapangan dengan melibatkan menejemen risiko agar kejadian serupa tidak lagi terjadi. Analisis risiko ini meliputi kegiatan penilaian risiko hingga pengendalian risiko. Setelah dilakukan analisis area penambangan PT Manrapi Mining Kontraktor, di temukan 12 potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan dengan nilai keparahan berupa,3 potensi bahaya bernilai rendah, 6 potensi bahaya bernilai sedang, 1 potensi bahaya bernilai tinggi dan 2 potensi bahaya bernilai extrem. Setelah dikendalikan dengan menggunakan matriks penilaian risiko maka didapatkan hasil berupa 9 potensi bahaya dengan nilai rendah dan 3 potensi bahaya dengan nilai sedang. Setelah kegiatan analisis pada PT Manrapi Mining Kontraktor dilakukan diharapkan pihak perusahaan dapat lebih peduli terhadap pentingnya penerapan program keselamatan dan lesehatan kerja demi terselenggaranya lingkungan kerja yang harmonis.