Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Disain Peraga Pendidikan Pembangkit Listrik Mikrohidro Ignatius Agus Purbhadi
Retii 2021: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-16
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain peraga pendidikan sangat dibutuhkan dalam sistem energi termasuk disain PLTN maupun PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro). Pendekatan dalam bentuk alat peraga ini dapat meningkatkan fleksibilitas dalam penerapannya karena berbagai kondisi lingkungan yang beraneka ragam menuntut disain yang mudah diadaptasi. Pada penelitian ini , desain akan diterapkan dalam peraga pendidikan system energi baru/terbarukan khususnya PLTMH mengingat sistem ini sekarang menjadi bagian strategi pemenuhan kebutuhan di banyak negara termasuk Indonesia terutama untuk membantu mengatasi kebutuhan energi dan pemberdayaan masyarakat di daerah pedesaan. Metoda yng digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menentukan turbin yang digunakan, generator, merancang support system (menara penyangga), merancang bak atas sebagai kolam penenang sebelum masuk ke turbin, Menentukan jenis pompa air sebagai pendorong air ke kolam penenang dan merancang bak bawah sebagai penampung air yang dapat divariasikan pada ketinggian 0,5- 1,5 meter. Hasil penelitian didapatkan turbin yang digunakan adalah turbin propeler open flume f 125, generator yang digunakan adalah generator induksi ¾ HP yang terhubung dengan kapasitor exsitasi secara C2C untuk menghasilkan sistem tegangan 1fasa, menara penyangga dengan ketinggian 4 meter menggunakan besi siku 5cm, bak penenang dan bak bawah menggunakan plat besi dengan tebal 2 mm, Pompa pendorong menggunakan 2 buah pompa sentrifugal dengan debit 2600 liter/menit yang terdiri dari dua buah pompa masing masing 1300 liter/menit. Hasil pengujian didapatkan daya output generator 392,16 Watt pada head 4 meter
Otomasi Sistem Pengolahan Air Hujan Berbasis Arduino Uno Ignatius Agus Purbhadi
Retii 2022: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-17
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan daerah tropis yang memiliki curah hujan cukup tinggi. Namun ada beberapa wilayah yang kekurangan air bersih untuk dikonsumsi sebagai minum karena kondisi geografis yang kurang menguntungkan, salah satunya yaitu di Dusun Tempursari, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Air hujan yang berlimpah di dusun itu diolah dan dimanfaatkan untuk air minum. Masyarakat Dusun Tempursari mengolah air hujan menggunakan sistem elektrolisis konvensional yang membutuhkan operator dalam sistem operasiannya. Penelitian ini bertujuan mendesain sistem otomasi pengolahan air hujan menjadi air layak konsumsi. Sistem pengolahan air hujan yang konvensional dimodifikasi menjadi sistem otomatis menggunakan kontrol Arduino Uno. Metode yang dilakukan yaitu mencari data pendukung berupa penentuan waktu sistem, melakukan perancangan sistem kontrol, pembuatan program dan pengujian. Perancangan otomasi yang dilakukan kontroler Arduino Uno yaitu memompa air dari tandon penampung air hujan menuju bejana elektrolisis untuk dilakukan proses pengolahan air hujan. Air hujan yang telah memenuhi syarat kadar pH 7,5 (basa) dari hasil elektrolisis, didistribusikan secara otomatis ke tempat penampungan air siap minum melalui pompa distribusi, sedangkan limbah air sisa pengolahan yang bersifat asam disalurkan ke penampungan limbah melalui pompa pembuangan. Hasil pengujian yang dilakukan pada unit pengolahan air kapasitas 30 liter, pompa pengisi membutuhkan waktu selama 18 menit untuk mengisi bejana elektrolisis, proses elektrolisis membutuhkan waktu 12 jam untuk meningkatkan pH air dari kadar 6,4 menjadi 7,5 . Proses distribusi air siap minum dan pembuangan air limbah membutuhkan waktu selama 9 menit. Keseluruhan proses yang dibutuhkan untuk pengolahan air hujan tersebut kemudian digunakan sebagai pengaturan waktu (timer) pada proses bembuatan program sistem kontrol Arduino Uno. Pengujian sistem otomasi telah dilakukan dan berjalan sesuai kebutuhan sehingga memberikan kemudahan untuk mengolah air hujan secara otomatis hingga layak konsumsi.