Abstrak : Fase remaja, dikenal sebagai masa peningkatan intensitas perhatian terhadap agama dan fase yang penuh kegoncangan dalam psikososialnya. Pada masa remaja terjadi banyak perubahan besar dalam perkembangan fisik psikis, yang berimplikasi pada timbulnya berbagai permasalahan psikologis maupun psiko-religinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan jiwa agama remaja, faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta pendekatan pendidikan agama yang tepat bagi remaja berdasarkan kondisi psiko-religinya. Penelitian ini berbentuk library research yang bersifat deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa perkembangan agama pada masa remaja, merupakan fase pengembangan beragama dari masa-masa sebelumnya. Pengalaman masa kecil sangat menentukan, baik terhadap proses beragama maupun pada penentuan sikap beragama pada masa dewasa. Pengaruh pertumbuhan dan perkembangan fisik psikhis dan pengaruh eksternal membantu memperdalam, memperluas dan mengasah jiwa keagamaan remaja dalam proses perkembangan agamanya. Terdapat empat kemungkinan sikap beragama pada remaja : percaya ikut ikutan, percaya dengan kesadaran, kebimbangan beragama dan tidak percaya sama sekali. Dalam pendidikan agama, pengetahuan dan pemahaman pendidik mengenai perkembangan agama masa remaja serta masa-masa sebelumnya dapat membantu efektifitas proses pendidikan agama dan penentuan sikap beragama yang positif bagi remaja, serta dapat memilih cara dan pendekatan pendidikan agama yang tepat dan efektif. Kata Kunci: psikologiagamaremaja, psiko-religiremaja, kesadaranberagamaremaja, pengalamanberagamaremaja ABSTRACT : The adolescent is known as a period of increasing attention to religion and a turbulent phase in its psychosocial life. During adolescence, there are many major changes in physical and psychological development, which have implications for the emergence of various psychological and psycho-religious problems. This study aims to determine the development of the religious spirit of adolescents, the factors that influence it, and the appropriate approach to religious education for adolescents based on their psychoreligious conditions. This research is a qualitative descriptive study of literature. The results of this study indicate that the development of religion in adolescence is a phase of religious development from previous times. Childhood experiences are very decisive, both in the religious process and in determining religious attitudes in adulthood. The influence of growth and development of physical, psychological and external influences help deepen and improve the religious spirit of adolescents in the process of religious development. There are four possible religious attitudes in adolescents: advanced belief, conscious belief, religious doubt, and no belief. In religious education, educators' knowledge and understanding of religious development during adolescence and earlier periods can help the effectiveness of the right religious education process and determine positive attitudes for adolescents, as well as choose effective and effective methods and approaches to religious education. Keywords: religiousconsciousness, religiousexperience, adolescentspirituality, adolescentpsychology.