ABSTRAK Agama Keagamaan dan Pendalaman Kitab (AKPK) yang merupakan salahsatu dari lima bunga pendidikan karakter Purwakarta bisa dijadikan komunitas praktisi oleh guru penggerak. Komunitas praktisi pada pendidikan guru penggerak adalah hal yang perlu dirintis, ditumbuhkembangkan, tujuannya yaitu memberikan wadah bagi para guru untuk belajar dan berpartisipasi dalam pengembangan diri mereka. Interaksi dan dialog antara anggota komunitas dapat berupa berbagi kekhawatiran, masalah, dan praktik baik untuk direfleksikan bersama-sama. Dengan begitu, anggota komunitas dapat saling dukung untuk mandiri dan berdaya memenuhi kebutuhan profesionalismenya. Maka, penting bagi semua anggota komunitas untuk berkontribusi dan memanfaatkan semua aktivitas di dalam komunitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan data kualitatif yang didukung dengan metode pengumpulan data kuantitatif dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Responden yang diambil adalah guru AKPK SMP yang mengajar di sekolah yang ada di Kabupaten Purwakarta. Peran komunitas praktiksi yang cukup besar nilainya meningkatkan efisiensi penggunaan pengetahuan, membantu dalam pengembangan ide dan inovasi, serta memfasilitasi penciptaan metode pengajaran baru. Proses pembelajaran yang diikuti guru dalam masyarakat praktik memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap praktik mengajar yang dilakukan guru di kelas. Berdasarkan penelitian ini, komunitas praktisi guru AKPK terbukti berperan dalam meningkatkan proses penciptaan dan transfer pengetahuan pada siswa. Proses pembelajaran yang diikuti guru dalam komunitas praktisi memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap praktik mengajar yang dilakukan guru di kelas. Kata Kunci: Komunitas praktisi, guru penggerak, AKPK