Endah Rohimah
MGMP

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI JUMAAH NYUCIKEUN DIRI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Endah Rohimah
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MUDARRIS Vol 1 No 2 (2022): EDISI KE-2 / MGMP PAI SMP KABUPATEN PURWAKARTA
Publisher : MGMP PAI SMP KABUPATEN PURWAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.33 KB)

Abstract

Abstrak Pemerintah Kabupaten Purwakarta, dalam hal ini melalui Bupati Purwakarta, membuat sejumlah terobosan di bidang pendidikan karakter di Kabupaten Purwakarta. Terobosan itu tertuang dalam Peraturan Bupati Purwakarta Nomor 69 Tahun 2015 Bab III Pasal 5 tentang nilai dasar pendidikan berkarakter. Dalam perjalanannya, Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, di bawah komando Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Dr. H. Purwanto, M.Pd., terus berupaya mengembangkan prinsip dan model pembelajaran yang berbasis penguatan karakter. Program 7 Poe Atikan Purwakarta Istimewa sebagai sebuah kebijakan publik warisan Bupati Purwakarta periode sebelumnya tetap diimplementasikan dalam kurikulum pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini ingin memotret secara utuh tentang implementasi program jumaah nyucikeun diri di SMPN 8 Purwakarta, termasuk faktor pendukung dan penghambatnya. Program jumaah nyucikeun diri termasuk ke dalam 7 Poe Atikan Purwakarta Istimewa yang merupakan program unggulan bidang pendidikan di Purwakarta sehingga penting untuk mengetahui bagaimana program ini diimplementasikan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui secara utuh implementasi program jumaah nyucikeun diri di SMPN 8 Purwakarta. Adapun pendekatan yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatit. Metode ini dipilih karena dapat memungkinkan penulis untuk mengolah data secara kualitatif berdasarkan hasil yang diperoleh di tempat penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program jumaah nyucikeun diri di SMPN 8 Purwakarta sudah berjalan dengan baik sesuai acuan kebijakan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Purwakarta. Pembiasaan melantunkan asmaul husna, solawat, membaca surah yasin, dan sholat dhuha berjamaah sebelum proses KBM telah berhasil dilakukan kepada siswa. Hal ini dibuktikan dengan Sebagian besar siswa telah berhasil hafal 99 asmaul husna. Sementara itu, faktor penunjang yang paling berperan adalah adanya regulasi yang jelas terhadap program sehingga dukungan untuk implementasi program lebih signifikan. Adapun faktor yang menjadi penghambat adalah kurangnya sarana dan prasarana sehingga implementasi program kurang optimal. Kata kunci : implementasi program, 7 Poe Atikan, jumaah nyucikeun diri Abstract The Purwakarta Regency Government, in this case through the Purwakarta Regent, made a number of breakthroughs in the field of character education in Purwakarta Regency. This breakthrough was stated in Purwakarta Regent Regulation Number 69 of 2015 Chapter III Article 5 concerning the basic values ​​of character education. On its way, the Purwakarta District Education Office, under the command of the Head of the Purwakarta District Education Office, Dr. H. Purwanto, M.Pd., continues to strive to develop learning principles and models based on character strengthening. The 7 Poe Atikan Special Purwakarta Program, as a public policy inherited from the previous period of the Regent of Purwakarta, is still being implemented in the learning curriculum at the Elementary School (SD) and Junior High School (SMP) levels. This research wants to take a complete picture of the implementation of jumaah nyucikeun diri program at SMPN 8 Purwakarta, including its supporting and inhibiting factors. The jumaah nyucikeun diri program is included in the 7 Poe Atikan Special Purwakarta which is a leading program in the field of education in Purwakarta. So that, it is important to know how this program is implemented. This research was conducted with to know the fully implementation of the jumaah nyucikeun diri program at SMPN 8 Purwakarta. The approach used is a qualitative descriptive research method. This method was chosen because it allows the authors to process data qualitatively based on the results obtained at the research site. The results of the study show that the implementation of the jumaah nyucikeun diri program at SMPN 8 Purwakarta has been going well according to the policy guidelines issued by the Purwakarta Education Office. The habit of chanting asmaul husna, solawat, reading surah yasin, and praying dhuha in congregation before the teaching and learning process has been successfully carried out on students. This is evidenced by the fact that most students have successfully memorized the 99 asmaul husna. Meanwhile, the supporting factor that played the most role was the existence of clear regulations on the program so that support for program implementation was more significant. The inhibiting factor is the lack of facilities and infrastructure so that the implementation of the program is less than optimal. Keywords : program implementation, 7 Poe Atikan, jumaah nyucikeun diri