Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Molucca Medica

HUBUNGAN CULTURE SHOCK DENGAN PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA PERANTAU SEMESTER PERTAMA TAHUN 2020 DAN 2021 DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON Dodikrisno Ekaputra Manery; Alessandra F. Saija; Ony W. Angkejaya; Johan B. Bension
Molucca Medica Vol 16 No 1 (2023): VOLUME 16, NOMOR 1, APRIL 2023
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2023.v16.i1.39

Abstract

Mahasiswa perantauan yang mengalami culture shock saat memasuki tahap awal kehidupan di lingkungan baru merupakan reaksi karena menemukan perbedaan budaya yang berpotensi mengakibatkan kesulitan penyesuaian seperti kurang melakukan interaksi, memiliki prasangka negatif, serta dapat mengakibatkan stres yang menyebabkan terjadinya culture shock. Culture shock dapat diatasi bila seorang individu mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan budaya tempat individu berada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan culture Shock dengan penyesuaian diri mahasiswa perantau semester pertama tahun 2020 dan 2021 di Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura Ambon. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik menggunakan data primer dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa fakultas kedokteran angkatan 2020 dan 2021 yang berasal dari luar Maluku berjumlah 107 mahasiswa yang kemudian diberikan link google form yang berisi kuesioner untuk diisi. Data yang diperoleh kemudian akan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang banyak di temukan adalah perempuan yaitu 86 responden (80,37%), usia responden yang paling banyak ditemukan adalah 18 – 20 tahun sebanyak 93 responden (86,9%), provinsi asal responden yang paling banyak adalah provinsi Sulawesi Selatan yaitu 22 responden (20,6%) dan mayoritas tempat tinggal responden adalah kosan yaitu 88 responden (82,2%). Tingkat culture shock mahasiswa berada pada kategori sedang yaitu 85 responden (79,44%) dan penyesuain diri mahasiswa juga berada pada kategori sedang yaitu 65 responden (60,75%). Terdapat hubungan yang signifikan antara culture shock dengan penyesuaian diri mahasiswa.
ANALISIS PERILAKU SEKSUAL REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DI KOTA AMBON Elpira Asmin; Alessandra F. Saija; Christiana R Titaley
Molucca Medica Vol 16 No 1 (2023): VOLUME 16, NOMOR 1, APRIL 2023
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2023.v16.i1.11

Abstract

Masa remaja ditandai dengan mulai berani untuk menjalin hubungan khusus dengan lawan jenis yang biasa disebut pacaran. Pacaran merupakan salah satu cara yang paling banyak dilakukan dan paling mudah untuk menggiring remaja ke perilaku seksual berisiko. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis perilaku seksual remaja laki-laki dan perempuan di Kota Ambon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian merupakan remaja di Kota Ambon. Sampel penelitian adalah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat di Kota Ambon. Penelitian menggunakan quote sampling dengan sampel sebanyak 50 siswa tiap sekolah. Jumlah sampel sebanyak 1.000 siswa SMA/sederajat yang diambil dari 20 sekolah di Kota Ambon. Hasil penelitian menemukan bahwa sekitar 62,1% remaja pernah menonton video porno dan sekitar 42,7% beranggapan bahwa berpelukan adalah hal yang biasa, sekitar 10,8% remaja pernah melakukan hubungan seksual pranikah. Remaja laki-laki yang memiliki perilaku seksual berisiko sebesar 61,4% sedangkan remaja perempuan yang memiliki perilaku seksual berisiko yaitu 26,4%. Kesimpulannya adalah ada hubungan jenis kelamin dengan perilaku seksual berisiko pada remaja di Kota Ambon (p<0,001). Disarankan bagi guru dan orang tua dapat mengawasi perilaku remaja sehingga tidak terjerumus melakukan perilaku seksual berisiko.