Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana strategi yang dilakukan para guru MIN di lingkup Aceh Barat dalam melaksanakan tugas mengajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadis pada masa pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian inni adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yang didapatkan adalah: (1) pembelajaran daring melalui via whatsspp grup, walau kemudian jaringan internet menjadi kendala ketika menjembatani komunikasi tertuma tugas yang diberikan guru kepada siswa. MIN 3 Melalui variatif pembelajaran yang cukup menarik, guru membuat video pembelajaran, kemudian di share pada grup whatsapp, lalu siswa harus memperhatikan dengan seksama seluruh materi yang disampaikan dan tugas yang diberikan, kemudian untuk semakin mempertegas agar tujuan pembelajaran tercapai, maka diberlakukan model shift pembelajaran, dengan dibagi ke dalam 2 kelompok, lalu disesuaikan di hari apa kelompok tersebut harus belajar tatap muka di sekolah. Pada MIN 17 terkait materi-materi hafalan dan pelafalan, maka guru lebih dulu membuat video tutorial, membaca atau melafalkan bacaan dengan fasih dan tepat lalu dikirim ke grup whatssapp, dengan memerintahkan siswa untuk melafalkan bacaan yang sama dengan guru tersebut, jika belum tepat maka harus terus diulang, hingga baik dan benar. (2) peluang, pertama, kondisi ini memberikan peluang bagi siswa, serta tenaga pengajar (guru) untuk menjadi lebih kreatif dalam mengembangkan potensi diri baik dalam mengumpulkan tugas video tutorial, tugas online maupun tugas lainnya yang bersifat virtual. Kedua, situasi ini membuka peluang besar bagi pihak provider jaringan internet terutuma yang berafiliasi dengan BUMN untuk menghadirkan pengalaman berselancar internet. (3) tantangan, kemampuan beradaptasi dengan kondisi, peningkatan kertampilan guru dalam menggunakan teknologi.