Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi daya Tarik wisata gastronomi yang ada di Kota Bukitinggi berdasarkan aspek sosial, yaitu empat dimensi konsep utama makanan tradisional yaitu: Food as a Symbol, Food as a Sign Of Communion ,Food as a Class Marker dan Food as an Emblem bagaimana empat konsep ini dapat mempengaruhi motivasi wisata berkunjung. Metode yang di lakukan adalah dengan menyebar kusioner kepada wisatawan yang pernah ke kota Bukitinggi dengan pendengkatan kuantitatif .dengan jumlah responden sebanyak 85 responden yang merupakan wisatawan yang berkunjung ke kota Bukitinggi . Dari hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa terdapatnya pengaruh yang segnifikan terhadap motivasi wisata di lihat dari aspek sosial makan tradsional hanya bisa menjadi Food as symbol, Food as class maker dan Food as an emblem. Sedangkan yang tidak perpangaruh signifikan adalah aspek social untuk Foods sign of communion. Jadi dapat dsimpulkan bahwa gastronomi menjadi potensi daya Tarik wisata di Kota Bukitinggi tapi gastronomi yang disajikan di Kota Bukitinggi belum manjadi Food as a Sign Of Communion, artinya dalam hal ini makanan yang di sajikan / gastronimi yang di sajikan belum berperan sebagai perantara yang merangkum dan menyampaikan situasi, informasi, dan makna, yang menjadi tanda yang baik dan fungsional dalam struktur komunikasi.