Ken Wirastuti
Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Pencegahan Stroke melalui Skrining Skor Risiko Stroke dengan Intervensi Penyuluhan dan Pemeriksaan Faktor Risiko Stroke di Kelurahan Bojong Salaman Kecamatan Pusponjolo Selatan Semarang Barat Ken Wirastuti; Naili Sofi Riasari; Durrotul Djannah; Meyvita Silviana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 2, No 1 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.2.1.23-29

Abstract

Stroke merupakan penyakit gangguan fungsional otak dengan manifestasi klinis bervariasi, yang terjadi mendadak akibat gangguan peredaran darah otak. Di Indonesia, stroke merupakan penyebab mortalitas dan disabilitas utama di samping prevalensinya yang terus meningkat. Upaya promotif dan preventif masih menjadi prioritas utamadalam upaya menurunkan morbiditas, disabilitas dan mortalitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan promotif berupa penyuluhan mengenai stroke dan preventif berupa skrining faktor risiko stroke langsung kepada masyarakat lanjut usia. Skrining dilakukan terhadap delapan faktor risiko stroke yaitu tekanan darah, irama jantung, status merokok, kadar kolesterol, diabetes mellitus, olah raga, indeks massa tubuh dan riwayat stroke dalam keluarga. Kegiatan pengabsian masyarakat ini dihadiri 55 orang lanjut usia, laki-laki 21 orang (38,2%) dan perempuan (61,8%). Berdasarkan total skoring risiko stroke didapatkan 20 orang (36,4%) memiliki risiko stroke tinggi, 29 orang (52,9% memiliki risiko stroke sedang dan sisanyanya 6 orang (10,9%) memiliki risiko stroke rendah. Total peserta skrining yang memiliki risiko stroke sedang sampai tinggi (89,1%). Artinya hasil skrining ini bisa sekaligus menjawab mengapa prevalensi stroke di Indonesia terus mengalami peningkatan. Kelompok risiko sedang – tinggi harus dapat segera mendapatkan terapi untuk mencegah kejadian stroke di masa mendatang. Kartu risiko stroke pada pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat digunakan secara luas di berbagai tingkat fasilitas kesehatan dan masyarakat secara mandiri dan terus menerus sebagai upaya mencegah kejadian stroke.Stroke is a functional disorder of the brain with various clinical manifestations, all of which occur suddenly due to interruption of cerebral blood flow. In Indonesia, stroke is the main cause of death and disability. Promotive and preventive needed to reduce morbidity and mortality. This community service activity is a promotive activity in the form of counseling about stroke and preventive in the form of screening for stroke risk factors directly to the elderly. Screening was carried out on eight risk factors for stroke, namely blood pressure, heart rhythm, smoking status, cholesterol levels, diabetes mellitus, exercise, body mass index and family history of stroke. This community dedication activity was attended by 55 elderly people, 21 men (38.2%) and women (61.8%). Based on the degree of stroke risk, 20 people (36.4%) had a high stroke risk, 29 people (52.9% had a moderate stroke risk and the remaining 6 people (10.9%) had a low stroke risk. The high prevalence of stroke in Indonesia is due to the large geriatric population who are in the moderate to high stroke risk group (89.1 Moderate to high risk groups should immediately receive therapy to prevent future strokes. It is hoped that the stroke risk card in community service can be used for various levels of health facilities and layers of society independently and continuously and prevent stroke events.
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK TERHADAP OUTCOME FUNGSIONAL PADA PENDERITA STROKE ISKEMIK AKUT Yodha Bakti R.A.; Ken Wirastuti; Ika Rosdiana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21952

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh peberian probiotik terhadap outcome fungsional pada penderita stroke iskemik angkut.  Penelitian ini adalah pre-test post-test control group design. Sampel penelitian sebanyak 18 penderita stroke iskemik akut yang dikelompokkan menjadi kelompok probiotik 10 orang dan kelompok kontrol 8 orang. Kedua kelompok mendapat terapi standar stroke dan untuk kelompok probiotik diberikan probiotik selama 7 hari. Penilaian outcome fungsional melalui skoring NIHSS yang dilakukan hari ke-1 penderita di rumah sakit dan hari terakhir perlakuan. Rerata skor NIHSS kelompok perlakuan adalah 6,40 ± 2,836 saat pre-test dan 3,30 ± 2,791 saat post-test dengan selisih rerata 3,10 ± 1,449. Rerata skor NIHSS kelompok kontrol adalah 11,25 ± 7,517 saat pre-test dan 10,00 ± 6,866 saat post-test dengan selisih rerata 1,25 ± 1,753. Perbandingan selisih pre-post antara kelompok probiotik dan kontrol menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,020, p<0,05). Berdasarkan penelitian dan uji statistik yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa pemberian probiotik memiliki pengaruh terhadap skor NIHSS penderita stroke iskemik akut.